KPU Sebut Kualitas Pertanyaan Debat Capres Diutamakan Dibanding Panelis

49
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman

SULSELSATU.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyebut, kualitas pertanyaan yang akan diajukan dalam debat Calon Presiden sesi kedua tak akan berpengaruh meski jumlah panelis berkurang.

Sebelumnya, jumlah panelis dalam debat sesi kedua berjumlah delapan orang. Namun, belum lama ini satu orang yakni Suparto Wijoyo, mengundurkan diri sebagai panelis.

“Tidak, kan sudah terwakili semua. Jadi dari tema pangan, infrakstruktur, energi, lingkungan hidup dan sumber daya alam, itu sudah terwakili pada 7 panelis itu. Jadi KPU tidak perlu menambah panelis lagi,” kata Arief Budiman di Jakarta Pusat, Sabtu (9/2/2019) dilansir Suaracom.

Arief mengatakan, dengan hanya jumlah tujuh panelis, sudah cukup untuk membuat pertanyaan dalam debat sesi kedua. Sebab para panelis tersebut merupakan pakar hukum lingkungan seperti Suparto Wijoyo yang merupakan pakar hukum lingkungan Universitas Airlangga.

“Bahkan sebenarnya, yang ahli tentang lingkungan hidup itu agak banyak. Nah yang kemarin mengundurkan diri itu kan ahli lingkungan hidup. Jadi lebih dari cukup,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, KPU tak mencari sosok pengganti untuk menambah jumlah panelis dengan alasan waktu. Menurutnya, jika harus mencari sosok pengganti akan membuang-buang waktu.

“Ya, karena kalo kita mencari pengganti saya harus memberitahu, itu memang otoritas KPU tapi kan kita harus memberitahu kepada 01, 02 supaya mereka juga tahu dan mereka bisa memberikan pendapat meski keputusan tetap pada kita,” tandas Arief.

Debat sesi kedua akan dilakukan oleh masing-masing calon presiden. Adapun tema debat yang akan dibahas nantinya ialah sumber daya alam, energi, infrastruktur, pangan dan lingkungan hidup.

Debat capres tersebut akan dilangsungkan di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Minggu, 17 Februari 2019. Moderator yang terpilih untuk memandu debat tersebut yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki bersera panelis yang cukup berkompeten di bidangnya.

Rekomendasi Berita

Baca Juga