48.000 Warga Kota Makassar Belum Rekam E-KTP

88
Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 48.000 warga Kota Makassar belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP hingga saat ini.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, mengatakan jumlah tersebut sudah termasuk warga dinonaktifkan datanya dan warga yang baru berusia 17 tahun.

“Yang belum melakukan perekaman ada 48.000 atau sekitar 4 persen dari total wajib E-KTP. Termasuk warga yang tidak bisa mengakses layanan publik karena datanya dinonaktifkan dan sebagian juga anak-anak yang baru berumur 17 tahun,” kata Aryati, Sabtu, (9/2/2019).

Meski begitu, kata dia, tidak ada batas waktu maupun target untuk merampungkan. Hanya saja, perekaman E-KTP memang harus segera dilakukan agar warga lebih mudah dalam mengakses layanan publik juga agar bisa menggunakan hak pilihnya pada pemilu nanti.

Untuk mendukung hal tersebut, saat ini Disdukcapil Kota Makassar membuka layanan perekaman dan pengambilan E-KTP setiap hari Sabtu bagi warga yang memiliki aktivitas padat di hari Senin sampai Jumat.

“Sebenarnya tidak ada target untuk merampungkankan. Yang jelas kami siap men-support pemilu dengan membuka layanan tiap hari Sabtu sebagai salah satu strategi kami untuk membantu penyelenggaraan pemilu,” katanya.

Terkait dengan ketersediaan blangko, Aryati menjelaskan tidak ada masalah sebab pemerintah pusat siap menyuplai jika stok blangko mulai menipis.

“Alhamdulillah memang pemerintah pusat sudah bersedia untuk mensupport kami begitu blangko menipis maka mereka akan suplai kembali ke kabupaten kota,” kata Aryati.

Penulis : Asrhawi Muin
Editor : Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga