Direktur ATKP Dicopot, Polisi Pastikan Kasus Aldama Tetap Lanjut

106
Kampus Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) di Jalan Salodong, Makassar, Jumat (8/2/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR
Kementrian Perhubungan (Kemenhub) menonaktifkan Direktur ATKP Makassar, Agus Susanto pasca insiden tewasnya taruna Aldama Pangkola (19) oleh seniornya akibat dianiaya.

Sementara senior korban, Muhammad Rusdi yang ditetapkan tersangka oleh Polrestabes Makassar juga telah skorsing oleh pihal kampus.

Selain itu, Kementrian Perhubungan juga disebut melakukan upaya investigasi internal dalam pihak ATKP pasca pencopotan sang direktur.

Menanggapi upaya investigasi internal tersebut, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menegaskan hal tersebut tidak menganggu upaya penyidikan pihaknya.

“Nggak, tidak menganggu,” ujar Dwi saat dikonfirmasi, Senin (11/2/2019).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Ujang Darmawan Saputra menganggap upaya investigasi internal tersebut sah-sah saja oleh pihak kampus.

“Terkait dinonaktifkan Direktur ATKP itu adalah kewenangan pihak ATKP dan pusat,” ujar Ujang.

Seperti diketahui, Aldama meregang nyawa usai mengalami penganiayaan hebat oleh seniornya, M Rusdi 21 di kampus ATKP Makassar pada Minggu, 3 Februari 2019 lalu. Saat itu, korban melanggar lantaran tidak memakai helm saat masuk kampus pasca menjalani masa pesiar.

Pihak Reserse Polrestabes Makassar pun telah menetapkan M Rusdy sebagai tersangka pembunuhan Aldama. Penetapan itu dilakukan setelah pihak Kepolisian melihat barang bukti rekaman CCTV dan pemeriksaan 24 saksi.

Namun Kepolisian sejauh ini masih menetapkan satu tersangka. Dan belum ada tanda-tanda tersangka tambahan.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga