Komnas Perempuan: Korban Pemerkosaan di Takalar Belum Dapat Pemulihan yang Layak

26

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Ketua Komnas Perempuan, Azriana Manalu turut mengecam aksi pemerkosaan oleh tujuh pemuda terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Takalar pada Sabtu malam, 2 Februari 2019 lalu.

Azriana menyebut aksi kekerasan seksual tersebut sebagai tindakan yang sangat biadab.

“Kami mengecam tindakan biadab ini,” tegasnya saat dikonfirmasi, Senin (11/2/2019).

Sejauh diketahui, kondisi korban masih dalam keadaan trauma pasca kekerasan seksual yang dialaminya. Sedang Polres Takalar telah menahan dan menahanan dan menetapkan tersangka terhadap tujuh pelaku.

“Laporan awalnya delapan pelaku. Tapi setelah kita periksa, yang satu tidak ikut ke lokasi,” ujar Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta.

Selain memproses hukum pelaku, Azriana meminta agar para pihak terkait terus memberikan perhatian khusus terhadap korban. Terutama karena ia memiliki seorang anak namun sang suami telah tidak ada alias berstatus janda.

“Seharusnya korban sudah mendapatkan pemulihan saat ini. Baik pemulihan fisik maupun psikis seperti konseling dan sebagainya,” ujar dia.

Azriana juga meminta agar masyarakat setempat terutama Pemerintah setempat mampu hadir memberikan dukungan yang lebih daripada biasanya.

“Perlu juga membangun penerimaan atau dukungan masyarakat dan keluarga terhadap korban,” ujarnya.

“Karena dukungan dari orang-orang terdekat akan membantu korban untuk pulih,” imbuh dia.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga