Tilang Elektronik di Makassar Masih Alami Kendala

64

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejak resmi diberlakukan pada 26 Desember 2018 lalu, tilang elektronik berbasis sistem Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) kini telah berlangsung selama 46 hari di Kota Makassar. 

Namun penerapan e-TLE tersebut masih mempunyai sejumlah kendala dan menjadi catatan penting oleh pihak kepolisian.

Bintara Tilang Sat Lantas Polrestabes Makassar, Aipda Murdadi pun tak menampik hal tersebut. Ia menyebutkan, salah satu kendala adalah sejumlah marka lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan AP Pettarani ataupun di sejumlah ruas Jalan kini sudah tidak jelas akibat termakan usia. 

“Sementara (marka) yang pudar di beberapa titik itu kita akan cat lagi,” ujar Murdadi, Senin (11/2/2019). 

Ia pun mengaku pihaknya telah aktif berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk membahas masalah marka lalu lintas yang sudah pudar. 

“Kalau nda salah bulan ini mau ada rapat lagi sama Balai Jalan,” ujar dia. 

Selain itu, lanjut Murdadi, jumlah kamera CCTV sebagai salah satu alat utama dalam sistem tilang elektronik di Makassar masih kurang. Sehingga, sejauh ini hanya cukup untuk diterapkan pada 15 wilayah saja. 

Selanjutnya, Murdadi juga mengaku pihaknya masih harus turun ke jalan untuk menertibkan plat palsu yang tidak sesuai dengan data yang dikeluarkan pihak Samsat. 

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga