Cabuli Dua Muridnya, Guru Ngaji di Bone Ngaku Khilaf

31
perkosaan
Ilustasi (int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Aparat Polres Bone masih terus berupaya mendalami kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur di Desa Pasempe, Kecamatan Plakka Kabupaten Bone.

Kapolres Bone, AKBP M. Kadarislam mengatakan tersangka Musliadi (45) itu mengaku khilaf saat melancarkan aksinya.

“Itu katanya, khilaf aja katanya,” ujar Kadarislam saat dikonfirmasi, Senin (11/2/2019).

Kendati begitu, pihak Kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan maraton terhadap pelaku, termasuk kemungkinan besar bakal memeriksa kondisi kejiwaan pelaku nantinya.

“Sementara masih pengembangan, jadi kita periksa tiap hari,” ujar Kadarislam.

“Nanti kita lihat ada tidak penyakitnya terkait dengan pencabulan anak di bawah umur,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tepat pada Rabu petang, 6 Februari 2019 lalu, pelaku nekat melakukan aksi bejatnya dengan memegang alat vital korban yang merupakan murid mengaji istrinya. Saat terjadi, istri pelaku sedang tidak berada di rumah.

Aksi pelaku kemudian terbongkar saat orang tua korban mengetahui alat vital putrinya sakit sehingga melaporkan kasus tersebut ke pihak Polres Bone.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga