PN Makassar Beberkan Alasan Hakim Vonis Bebas Bandar Sabu 3,4 Kg

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengadilan Negeri (PN) Makassar, melalui Humasnya, Bambang Nurcahyono akhirnya angkat bicara perihal vonis bebas majelis hakim terhadap bandar 3,4 kilogram sabu, Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang bin Abdul Hamid.

“Oh benar sudah, tanggal 8 (Januari 2019) kemarin yah si Kijang divonis bebas,” ujar Bambang membenarkan vonis bebas majelis hakim saat dikonfirmasi Sulselsatu, Selasa (12/2/2019) petang.

Bambang pun membeberkan sejumlah pertimbangan majelis hakim sehingga menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa Kijang.

“Itu empat orang saksi, di mana keempat saksi itu tidak menunjuk arah perbuatan si terdakwa, begitu. Itu menurut pertimbangan majelis hakim,” ujarnya.

Selain itu, dari fakta persidangan dianggap tidak cukup bukti untuk menjerat terdakwa.

“Ya udah, gimana orang kalau nda cukup alat bukti yang digelar ya hakim bingung kan,” ujar dia.

Sebelumnya, empat pria yang ditangkap Polres Pinrang pada 2016 lalu mengatakan bahwa 3,4 kilogram sabu tersebut merupakan milik Kijang. Sehingga Kijang pun DPO dan ditangkap Polda Sulsel pada Mei 2018 lalu.

Para saksi itu masing-masing adalah Edy alias Wilo bin Abdul Rahman (31), Abdul Rahman (35), serta dua aparat Kepolisian yang juga terlibat kasus narkoba ini, yakni Supardi (31) Edi Candra (36). Mereka divonis 16 tahun penjara di PN Pinrang.

Namun sejumlah fakta baru terungkap saat sidang kasus Kijang bergulir di PN Makassar. Keempat pria yang sebelumnya menunjuk Kijang sebagai pemilik sabu, 3,4 kilogram sabu tersebut bukan milik Kijang, melainkan milik pria bernama Puang Salihin yang juga sempat diproses Polres Pinrang namun dilepas karena tidak cukup bukti saat itu.

Puang Salihin diketahui berhasil memperdaya para saksi untuk menunjuk Kijang sebagai pemilik sabu dengan imbalan bakal menanggung biaya hidup para saksi beserta keluarganya. Namun Salihin tidak menepati janjinya itu serta malah menghilang sehingga para saksi berang dan mencabut keterangannya.

Fakta sidang tersebut lah yang membuat majelis hakim memvonis bebas terdakwa Kijang pada Selasa, 8 Januari 2019 lalu.

Berikut bunyi pertimbangan majelis hakim yang diketuai Rika Mona Pandegirot selaku hakim ketua, serta Cening Budiana dan Aris Gunawan selaku hakim anggota:

“Menimbang bahwa dari fakta hukum yang terungkap di persidangan terutama saksi Edy, Ilo, Mustafa Awing yang merupakan narapidana dalam perkara narkotika di Pinrang yang perkaranya sudah diputus dengan hukuman 16 tahun.

“Dalam berita acara penyidikan menerangkan bahwa barang bukti yang dihadirkan dalam perkara para saksi milik terdakwa dan terdakwa adalah bos dari saksi-saksi namun dalam persidangan, saksi-saksi telah mencabut keterangannya dalam BAP tersebut khusus tentang kepemilikan barang bukti bukanlah milik terdakwa tapi milik Puang Salihin yang pada saat itu juga sempat diamankan bersama saksi-saksi dan saksi-saksi juga sudah membuat surat pernyataan yang diserahkan di persidangan.”

“Menimbang bahwa saksi-saksi menunjuk atas perintah dari Puang Salihin yang keberadaannya tidak diketahii lagi dimana. Dan saksi-saksi tega menunjuk terdakwa karena dijanjikan biaya hidup saksi-saksi dan keluarga akan ditanggung Salihin tapi setelah proses persidangan selesai Salihin tidak pernah memenuhi janjinya,” demikian putusan majelis hakim.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

 

Populer

Pengacara Bakal Laporkan Dollah Mando ke Mendagri Soal Kades Talawe

SULSELSATU.com, SIDRAP - Aktivis Sidrap, Mattau dan pengacara Kades Persiapan Talawe bakal melaporkan Bupati Sidrap Dollah Mando ke Mendagri Tjahjo Kumolo. “Rencana pekan depan kami...

ACC Sulawesi: Rp3,2 Miliar Gaji Kades di Sidrap Dikorupsi Pejabat

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Anti Corruption Commite (ACC) Sulawsi merilis dugaan korupsi di Kabupaten Sidrap. Adalah gaji 68 kepala desa dan perangkatnya yang diduga dikorupsi...
video

VIDEO: Penjagal Hewan Kurban Meninggal Dunia di Atas Sapi yang Siap Disembelih

SULSELSATU.com - Ritual penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha kemarin, Ahad (11/8/2019) menyisakan kisah pilu bagi sebuah keluarga di Cimahi. Asep Hadad, pria yang semula...

Polisi Asal Barru yang Diculik KKB Papua Ditemukan Tewas 

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Seorang anggota polisi asal Kabupaten Barru, Sulsel bernama Briptu Hedar ditemukan tewas di Kampung Mudidok Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/8/2019). "Pukul 15.30...

Unhas Didesak Tarik Prof Yusran dari TGUPP

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Alumni Fakultas Ekonomi Unhas, Mulawarman mendesak Rektor Unhas untuk segera menarik Prof Yusran dari Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP)....

Mirip Cara Pemerintahan NA, Advokat Minta Legislator Seret Dollah Mando ke DPRD

SULSELSATU.com, SIDRAP - Advokat asal Sidrap, Sari Juwita Mustafa meminta legislator di daerahnya untuk menyeret Dollah Mando ke DPRD. Hal ini disampaikan Ita sapaan akrab...

Efek PSM Juara, Satu Grobak Buroncong Dekat Stadion Digratiskan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Tidak lama setelah tim PSM Makassar memastikan gelar juara Piala Indonesia 2019, satu grobak kue buroncong langsung digratiskan kepada suporter yang...

Polisi Tangkap 9 Orang Pasca Penyerangan Lokasi Nobar PSM di Jakarta

SULSELSATU.com, JAKARTA - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan sembilan orang yang diduga melakukan aksi penyerangan ke Kafe Komandan, Tebet, Jakarta Selatan, yang menjadi...

FOTO: Begini Penampakan Grand New Xenia 2019

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sales Promotion Girls (SPG) berpose di depan mobil terbaru Grand New Xenia 2019 di Mall Ratu Indah, Jalan Ratulangi, Makassar, Jumat...
Berita Terkait

Baca Juga

Panitia Hak Angket Galang Donasi, Ini Penyebabnya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Anggota DPRD Sulsel menggalang donasi untuk membiayai proses Hak Angket yang sudah berjalan. Ketua Panitia Hak Angket Kadir Halid mengatakan, donasi ini...

Pelepasan Taptu Wajo Digelar di Lapangan Kantor Bupati

SULSELSATU.com, WAJO - Bupati Wajo, Amran Mahmud melepas Taptu di lapangan Kantor Bupati Wajo, Jumat 16 Agustus 2019. Kegaiatan taptu pada malam 17 Agustus 2019...

Tipu CPNS Hingga Rp5,7 Miliar, Bima Diciduk Polisi

SULSELSATU.com, JAKARTA - Seorang pria asal Nusa Tenggara Barat (NTB), HM alias Bima ditangkap aparat Polda Metro Jaya. Ia ditangkap lantaran menipu puluhan pegawai...

Bungkus Daging Kurban, Bupati Indah Imbau Warga Kurangi Kantong Plastik

SULSELSATU.com, LUTRA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, tak henti-hentinya mengajak warga Lutra untuk mengurangi penggunaan sampah plastik atau kantong plastik, termasuk di...

Terbaru

Bupati Wajo Pimpin Upacara Pemberian Remisi di Lapas Kelas II B Sengkang

SULSELSATU.com, WAJO - Bupati Wajo, Amran Mahmud memimpin upacara penyerahan remisi umum dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 74 yang berlangsung...

VIDEO: Diduga Lecehkan Simbol Negara, Mahasiswa Papua di Surabaya Dipaksa Keluar Asrama

SULSELSATU.com - Situasi Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, kembali mencekam, Sabtu (17/8/2019). Negosiasi antara mahasiswa Papua dengan pihak kepolisian, camat, serta...

Polisi Dalami Penyebab Tewasnya Karyawan Pembiayaan di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pihak kepolisian berupaya mendalami penyebab tewasnya salah seorang debt collector Wom Finance bernama Bayu Kristianto (32). Mayat korban ditemukan bersimbah darah di...

Paskibraka Lutra Bentuk Formasi 74, Peserta Upacara Takjub

SULSELSATU.com, LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP), menjadi Inspektur Upacara (Irup) Pengibaran Bendera dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik...
video

VIDEO: Nelayan Jepang Kembali Berburu Paus

SULSELSATU.com - Nelayan Jepang kembali berlayar berburu paus untuk komersial pada Senin (01/07/2019). Perburuan ini menjadi yang pertama kali dilakukan setelah lebih dari tiga dekade...