10 Persen Warga Kota Makassar Masih Buang Air Sembarang Tempat

24
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menandatangani Deklarasi Makassar di Hotel The Rinra, Selasa, (12/2/2019). (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemkot Makassar berkomitmen bakal terus menggalakkan program Open Defecations Free (ODF) di seluruh tingkat kecamatan.

ODF sendiri merupakan kondisi di mana masyarakat tidak melakukan Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Komitmen ini ditunjukkan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, yang baru saja menandatangani Deklarasi Makassar dalam kegiatan Advocacy and Horizontal Learning (AHL) yang digelar oleh Asosiasi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) di Hotel The Rinra, Selasa (12/2/2019).

Danny mengatakan, sanitasi merupakan masalah serius, terutama soal ODF, apalagi perilaku BABS masih terjadi di beberapa titik di Makassar.

“Sepanjang kanal, sepanjang sungai dan sepanjang daerah-daerah belakang misalnya di Tamalate, Tamalanrea, masih sering terjadi. Sehingga saya sudah perintahkan kepada seluruh camat untuk ODF ini,” kata Danny yang juga Ketua Umum AKKOPSI ini.

Dia menyebutkan, masih ada sekitar 10 persen masyarakat Kota Makassar yang melakukan BABS sementara 90 persen lainnya sudah baik. Hal ini dinilai sudah hampir mencapai standar yakni 98 persen.

“Upayanya, kita akan lakukan pembinaan, khususnya di beberapa daerah yang teridentifikasi. Sekarang misalnya kita bikin gerakan smart toilet di sekolah-sekolah, terus bedah rumah, sebab rata-rata itu dilakukan oleh kalangan miskin,” katanya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menargetkan akses sanitasi di tahun 2019 ini, termasuk ODF, sudah mencapai 100 persen untuk skala nasional.

“Sebenarnya kita menargetkan harapannya 2019 ini akses sanitasi sudah 100 persen. Tetapi mungkin kalau pun meleset kita harapkan masih bisa di seputaran 90 persenlah,” kata Bambang.

Meski begitu, ia mengaku belum melihat langsung sistem sanitasi yang ada di Kota Makassar. Namun, Makassar sendiri juga ditargetkan untuk tuntas sanitasi tahun ini.

“Saya kebetulan belum lihat langsung tapi intinya kita ingin standar sanitasi di kota Makassar sudah menjadi hak sanitasi yang layak 100 persen,” pungkasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Ungguli Akbar Faisal di Maros, Tim Optimis SYL ke Senayan

SULSELSATU.com, MAROS - Ketua Tim Syahrul Yasin Limpo (SYL)...

Amran Hadiri Pengundian BRI Simpedes Cabang Sengkang

SULSELSATU.com, SENGKANG - Wakil Bupati Wajo Amran menghadiri pengundian...

50 Peserta Sukseskan Milad 11 KSR Markas Kota Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Memperingati Hari Lahir KSR Markas Kota...

Baca Juga