Larangan BABS di Gowa Sudah Capai 80,84 persen

28
Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni saat menghadiri kegiatan Advocacy and Horizontal Learning (AHL) Tuntas Sanitasi 2020, di Hotel The Rinra Makassar, Senin, (12/2/2019) (Ist)

SULSELSATU.com, GOWA – Larangan BABS (Buang Air Besar Sembarangan) atau ODF (Open Defecatiom Free) di Kabupaten Gowa sudah mencapai 80,84 persen. 137 desa telah 100 persen ODF.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Taufik Mursad mengatakan dari 167 desa atau kelurahan yang ada di Kabupaten Gowa, sudah 137 desa telah 100 persen ODF.

“Sehingga, tersisa 30 desa atau kelurahan yang belum ODF. Dengan capaian angka saat ini, mampu mencapai 100 persen target pada tahun 2019 hingga 2020 nanti,” jelasnya saat menghadiri kegiatan Advocacy and Horizontal Learning (AHL) Tuntas Sanitasi 2020, di Hotel The Rinra Makassar, Senin (12/2/2019).

Taufik menyebutkan, pihaknya akan lebih gencar sosialisasi dengan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemicuan perubahan perilaku masyarakat. Contoh langkah yang akan dilakukan lanjutnya, adalah melakukan permainan yang meningkatkan rasa malu, jijik sehingga masyarakat terpanggil untuk tidak buang air besar sembarang tempat.

Kesempatan yang sama, Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni mengatakan AHL tuntas sanitasi 2020 ini menjadi sarana sharing pengetahuan dan pengalaman dari seluruh Pemda serta stakeholder pemerhati sanitasi untuk meningkatkan kualitas dan pencapaian akses sanitasi khususnya ODF dan air bersih.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk meningkatkan pengetahuan pemerintah mengenai sanitasi dan ODF. Apalagi dihadiri para narasumber dari berbagai daerah yang telah tuntas ODF 100 persen,” pungkasnya.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga