Dinas Perkebunan Fokus Peremajaan Tanaman Kakao di Sulsel

16
Kepala Dinas Perkebunan Sulsel, Andi Parenrengi. (Sulselsatu/Jahir Majid)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Perkebunan Sulsel, Andi Parenrengi menyebutkan, pihaknya saat ini tengah berupaya melakukan peremajaan tanaman kakao yang sudah berumur, digantikan tanaman baru.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan kejayaan produksi Kakao, sebagai salah satu tanaman unggulan Sulsel.

”Kita fokus peremajaan, jadi tanaman yang sudah tua, kita bongkar dijadikan pupuk kompos makanya kita kawal ini, begitu di tebang tidak hanya langsung dibuang tapi sisa pohon dan daunnya itu digunakan pembuatan pupuk kompos,” kata Parenrengi, Rabu (13/2/2019).

Menurutnya, kendala lain yang dihadapi untuk mengembalikan kejayaan kakao saat ini adalah persaingan dengan komoditi lain seperti jagung. Apalagi, petani juga sudah tahu harga jagung mulai menjanjikan, produksinya lebih banyak dan pasarannya jelas.

“Itulah agak sulit memang melakukan perluasan, makanya sasaran utama kita itu peremajaan. Tanaman tua kita ganti, tanaman muda itulah kita intensifkan dengan melakukan pemupukan, jika sudah menghasilkan ada pemangkasan,” tutur Parenrengi.

Adapun harga kakao perkilogram (kg) saat ini, kata Parenrengi, masih di angka normal yaitu kisaran harga Rp25.000 kg sampai Rp32.000 kg.

“Harga ini memang masih unggul dari harga jagung, namun yang bedanya adalah pada hasil produksi panen,” ujar Parenrengi.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Wawali Parepare Serahkan Piala Bergilir STQ Kepada Wagub Sulsel

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang...

PKK Wajo Gelar Seminar Pencegahan Stunting dan Bahaya Plastik

SULSELSATU.com - Tim penggerak PKK Kabupaten Wajo bekerjasama dengan...

3.493 RTM di Wajo Bakal Terima Bantuan Ternak Ayam dari Kementerian Pertanian

SULSELSATU.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wajo Amiruddin menyambut...

Baca Juga