Gowa Tempati Urutan Delapan se-Sulsel Soal Pemberantasan Korupsi Terintegrasi

18
Rapat Koordinasi (Rakor) PKT Sulsel 2019 di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (13/2/2019). (Ist)

SULSELSATU.com, GOWA – Pemberantasan Korupsi Terintegrasi (PKT) di Gowa mencapai 71 persen. Angka ini membawa Kabupaten Gowa menempati urutan ke delapan se-kabupaten/kota di Sulsel.

Koordinasi Supervisi Pencegahan Kedeputian Bidang Pencegahan KPK, Dwi Aprillia Linda menyebutkan Gowa berada pada peringkat delapan dengan capaian 71 persen, dari 25 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

“Tahun 2018 kemarin ada beberapa kabupaten yang menunjukkan perkembangan yang siginifikan. Ada tiga teratas yaitu Maros, Luwu Timur, dan Palopo dengan capaian 77 persen,” sebut Dwi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) PKT Sulsel 2019, di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (13/2/2019).

Setelah tiga daerah tersebut, yang kini juga telah memasuki zona hijau yaitu Jeneponto 74 persen, Sulsel 72 persen, Pinrang, Makassar, dan Gowa dengan capaian 71 persen, serta Luwu Utara sebesar 70 persen. Sementara daerah yang masih berada pada zona kuning adalah Kabupaten Toraja Utara.

“Di tahun 2018 ada delapan indikator yang dinilai, dan tahun 2019 ini ditambah menjadi 11 indikator yakni pendidikan, kesehatan, dan pendapatan daerah,” katanya.

Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis menilai, jika rakor tersebut menjadi bahan evaluasi agar tahun ini capaian bisa lebih ditingkatkan. Yaitu, dengan mendorong agar indikator lainnya dapat terpenuhi.

“Alhamdulillah, Gowa tembus diangka 71 persen dengan urutan ke-8 se-Sulsel. Semoga capaian dari indikator pengadaan barang jasa Gowa yang berada peringkat tertinggi, bisa ditularkan ke indikator lain,” ujar Muchlis.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya

 

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga