Ajukan Eksepsi, Mantan Ketua DPRD Enrekang Gagal Mengelak dari Dakwaan Jaksa

33
ilustrasi

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Upaya mantan Ketua DPRD Enrekang, Banteng Kadang untuk mengelak dari dakwaan jaksa penuntut umum dalam kasus dugaan korupsi bimtek DPRD Enrekang berakhir gagal.

Pasalnya, majelis hakim menolak eksepsi Banteng dalam putusan sela yang digelar di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis (14/2/2019).

Dalam amar putusan sela yang dibacakan Agus Rusianto selaku hakim ketua, seluruh poin eksepsi terdakwa ditolak. Hakim menimbang dakwaan jaksa sudah tepat alias sah secara hukum.

“Majelis hakim menolak semua eksepsi terdakwa dan menyatakan dakwaan jaksa penuntut umum telah sah menurut hukum,” ujar Agus dalam putusan selanya.

Salah satu eksepsi poin eksepsi Banteng adalah keberatan dengan surat dakwaan jaksa yang hanya menetapkan dirinya serta dua wakil di DPRD Enrekang sebagai tersangka.

Banteng menganggap seharusnya seluruh anggota DPRD Enrekang juga ditersangkakan dalam perkara ini lantaran juga terlibat dalam kegiatan bimtek yang memakai anggaran tahun 2015-2016 itu.

Majelis hakim menilai eksepsi tersebut keliru karena penetapan tersangka sudah sesuai barang bukti yang ada, yakni Banteng lah yang menandatangani proyek ini.

“Sehingga majelis hakim menilai eksepsi terdakwa yang menyebut dakwaan jaksa kabur dan tidak jelas ditolak,” tegas Agus.

Dengan demikian, kasus dugaan korupsi bimtek DPRD Enrekang bakal terus berlanjut mengingat enam terdakwa lainnya tidak mengajukan eksepsi.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

NasDem Perkuat Posisi sebagai Parpol Papan Atas

SULSELSATU.com, JAKARTA - Partai NasDem semakin memperkuat posisinya sebagai...

SAR dan RMS Dapat Amunisi dari Bang Ogi Community

SULSELSATU.com, SIDRAP - Sekretaris DPW Partai Nasdem Provinsi Sulawesi...

Canangkan Zona Integritas, Kejari Parepare Komitmen WBK dan WBBM

SULSELSATU.com, PAREPARE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare telah mencanangkan...

Baca Juga