Mengenal Jenis-jenis Polutan Kendaraan yang Berbahaya

SULSELSATU.com – Panduan parameter pencemar udara dan dampaknya bagi kesehatan yang terbitan Kementerian Kesehatan tahun 2001 menyebut beberapa polutan bersumber dari kendaraan dan berbahaya bagi kesehatan.

Menurut panduan yang diterbitkan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemar Udara, pencemar udara meliputi sulfur dioksida (SO2), karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), oksidan (O3), hidro karbon (HC), PM 10, PM 2.5, TSP (debu), Pb (timah hitam), dan debu jatuh. Sementara polutan yang bersumber dari kendaraan bermotor terdiri atas CO, NO2, HC, partikel debu yang terdiri dari PM 10 dan PM 2.5, dan Pb.

CO

Karbon monoksida merupakan senyawa yang tidak berbau, tidak berasa, dan pada suhu udara normal membentuk gas yang tidak berwarna serta mempunyai potensi bersifat racun yang berbahaya. Sumber CO selain dari alam juga banyak dihasilkan oleh kendaraan bermotor berbahan bakar bensin.

Organsisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut 90 persen CO di udara perkotaan berasal dari emisi kendaraan bermotor. Selain kendaraan, asap rokok juga mengandung CO.

CO bisa berikatan dengan hemoglobin atau sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, sehingga memblokir penyaluran oksigen dalam darah (HbO2) dan meningkatkan carbon monoksida dalam darah (HbCO). Hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan otot jantung dan susudan saraf pusat yang bisa berkaitan dengan penyakit kardiovaskular.

NO2

Nitrogen dioksida merupakan gas berwarna coklat kemerahan dan berbau tajam, tidak seperti nitrogen monoksida (NO) yang tidak berwarna dan berbau. Nitrogen oksida (NOx) merupakan kelompok gas nitrogen yang terdapat di atmosfer, terdiri dari NO dan NO2.

Kadar NOx di udara perkotaan biasanya 10-100 kali lebih tinggi dari udara pedesaan. Emisi NOx dipengaruhi oleh kepadatan penduduk, karena sumber utama NOx dari pembakaran yang kebanyakan disebabkan oleh kendaraan bermotor, produksi energi, dan pembuangan sampah.

Sebagian besar emisi NOx buatan manusia berasal dari pembakaran arang, minyak, gas, dan bensin. Oksida nitrogen seperti NO dan NO2 berbahaya bagi manusia. Penelitian menunjukkan NO2 empat kali lebih beracun dari NO, terutama pada paru-paru.

Kadar NO2 yang lebih tinggi dari 100 ppm dapat mematikan sebagian besar binatang percobaan dan 90 persen kematian disebabkan oleh gejala pembengkakan paru. Kadar NO2 sebesar 800 ppm akan mengakibatkan 100 persen kematian pada binatang yang diuji dalam waktu 29 menit atau kurang.

Pemajanan NO2 dengan kadar 5 ppm selama 10 menit pada manusia mengakibatkan kesulitan bernapas.

HC

Hidrokarbon adalah bahan pencemar udara yang dapat berbentuk gas, cairan, maupun benda padat. HC yang berupa gas akan bercampur dengan gas-gas hasil buangan lainnya.

Hidrokarbon dapat berasal dari emisi proses industri. Sumber HC dapat pula berasal dari transportasi. Kondisi mesin kendaraan yang kurang baik akan menghasilkan hidrokarbon.

Pada umumnya kadar HC di udara perkotaan tinggi pada pagi hari, turun di siang hari, kembali tinggi pada sore hari, dan turun saat malam hari.

Hidrokarbon di udara akan bereaksi dengan bahan-bahan lain dan akan membentuk ikatan baru yang disebut Pycyclic Aromatic Hidrocarbon (PAH) yang banyak dijumpai di daerah industri dan padat lalu lintas. Bila PAH ini masuk dalam paru-paru akan menimbulkan luka dan merangsang terbentuknya sel-sel kanker.

Partikel debu

Partikulat debu merupakan campuran yang sangat rumit dari berbagai senyawa organik dan anorganik yang tersebar di udara dengan diameter teramat kecil, dari lebih kecil dari satu mikron (mikrometer) hingga paling besar 500 mikron.

Partikulat debu tersebut akan berada di udara dalam waktu yang relatif lama dalam keadaan melayang-layang di udara dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernapasan. Partikulat debu umumnya mengandung berbagai senyawa kimia yang berbeda dengan berbagai ukuran dan bentuk yang berbeda pula tergantung dari sumber emisinya.

Secara ilmiah partikel debu dapat dihasilkan dari debu tanah kering yang terbawa oleh angin, atau dari muntahan letusan gunung berapi. Partikel debu juga bisa bersumber dari pembakaran tidak sempurna bahan bakar yang mengandung senyawa karbon seperti penggunaan mesin disel yang tidak terpelihara dengan baik.

Partikel debu juga dihasilkan dari pembakaran batu bara yang tidak sempurna. Kepadatan kendaraan bermotor dapat menambah asap hitam pada total emisi partikulat debu.

Partikulat debu yang membahayakan kesehatan umumnya berukuran 0,1 mikron sampai dengan 10 mikron. Partikulat debu berukuran sekitar 5 mikron merupakan partikulat udara yang dapat langsung masuk ke dalam paru-paru dan mengendap di alveoli.

Partikulat yang berukuran lebih besar atau di atas 5 mikron dapat mengganggu saluran pernapasan bagian atas dan menyebabkan iritasi.

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Dr Agus Dwi Susanto Sp.P(K) mengatakan partikel berukuran 10 mikron bisa masuk dan mengiritasi bagian hidung, namun apabila ukurannya lebih kecil dari 5 hingga 2,5 mikron bisa masuk ke paru-paru dan ke dalam darah.

Agus mengatakan apabila partikulat matter (PM) dengan ukuran 2,5 mikron terhirup oleh saluran napas dan secara terus menerus akan merangsang terjadinya perubahan sel yang ada di dalam saluran napas dan paru dari yang normal menjadi abnormal sehingga menyebabkan kanker.

Pb

Timah hitam (Pb) merupakan logam lunak yang berwarna kebiru-biruan atau abu-abu keperakan. Senyawa Pb-organik seperti Pb-tetraetil dan Pb-tetrametil merupakan senyawa yang penting karena banyak digunakan sebagai zat aditif pada bahan bakar bensin dalam upaya meningkatkan angka oktan secara ekonomis.

Pembakaran Pb-alkil sebagai zat aditif pada bahan bakar kendaraan bermotor merupakan bagian terbesar dari seluruh emisi Pb ke atmosfer. Pencemaran Pb akibat pembakaran bensin tidak sama antara satu tempat dengan tempat lain, karena tergantung pada kepadatan kendaraan bermotor dan efisiensi uapay untuk mereduksi kandungan Pb pada bensin.

Biasanya kadar Pb di udara sekitar 2 µg/m3 dan dengan asumsi 30 persen mengendap di saluran pernapasan dan absosrpsi sekitar 14 µg per hari. Hampir semua organ tubuh mengandung Pb dan kira-kira 90 persen dijumpai ditulang.

Manusia yang mendapat pemajanan kadar tinggi mengandung lebih dari 100 µg/100 g darah. Kandungan dalam darah sekitar 40 µg Pb per 100 g dianggap terpajan berat.

Terpajan Pb dalam kadar tinggi dapat menghambat aktivitas enzim untuk sintesa hemoglobin. Gejala keracunan akut menyebabkan sakit perut, muntah, dan diare akut. Gejala keracunan kronis menyebabkan hilang nafsu makan, konstipasi, lelah, sakit kepala, anemia, kelumpuhan anggota badan, kejang, dan gangguan penglihatan.

Populer

DP3A Lutra Gelar Pelatihan Keterampilan bagi Perempuan Kepala Keluarga

SULSELSATU.com, LUTRA - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Lutra menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi perempuan kepala keluarga (PEKKA), Kamis 18/07/2019. Kegiatan yang berlangsung di...

Usai Pertemuan Jokowi dan Prabowo, Sayonara Cebong-Kampret

SULSELSATU.com, JAKARTA - Joko Widodo dan Prabowo Subianto akhirnya jumpa pasca-pertarungan sengit di Pilpres 2019. Pertemuan keduanya berlangsung di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta...

Nestle Lactogrow Gelar Workshop Grow Happy Parenting

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Nestle Lactogrow mengadakan workshop bertema "Grow Happy Parenting" untuk berbagi tips mengenai gaya pola asuh anak di Cafe Iconic, Makassar, Rabu...

BNN Miskinkan Bandar Narkoba di Sidrap, Sita Aset Rp16 Miliar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI telah menyita hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari dua bandar narkoba di Sulsel. Keduanya adalah...

Wali Kota Parepare Lepas Peserta Bhayangkara Adventure Offroad

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe membuka Bhayangkara Adventure Off Road Tahun 2019 yang diikuti sekitar 200 peserta asal Sulawesi dan Jawa...

Diduga Terpeleset, Dua Bocah di Jeneponto Tewas Tenggelam di Tambak Udang

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Muh David (5) dan Muh Furqon (6), bocah asal Lingkungan Manyumbeng, Kelurahan Biringkassi, Kecamatan Binamu, Jeneponto tewas tenggelam di Kolam Tambak...

Optimalkan Pelayanan, RSUD Parepare Bakal Beli Mobil Ambulance

SULSELSATU.com, PAREPARE - Guna mengoptimalkan fasilitas pelayanan khususnya mobilisasi kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare menganggarkan pengadaan mobil ambulance. Berdasarkan data...

Pemkot Makassar Batal Gelar Festival F8 Tahun Ini

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketidakpastian soal pelaksanaan F8 akhirnya terjawab. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pun mengumumkan bahwa pelaksanaan event berskala internasional, Makassar F8 batal digelar...

GALERI FOTO: Lenovo Luncurkan Laptop Terbarunya, Yoga 730 dan Legion Y530

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Consumer Lead Lenovo Indonesia, Helmy Susanto memperlihatkan dua produk terbaru laptop lenovo di Panbakers, Jalan Gunung Latimojong, Makassar, Senin (26/11/2018). Legion Y530...

Baca Juga

Mahasiswa 12 Negara Ramaikan Parade Bunga Beautiful Malino

SULSELSATU.com, GOWA - Kemeriahan parade bunga dalam rangka Beautiful Malino 2019 semakin lengkap dengan hadirnya barisan dari 12 negara di antaranya Azerbaijan, Solmon Island,...

Ketemu di Jakarta, Dokter Onasis dan RMS Bahas Pilwalkot Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Bakal Calon Wali Kota Makassar, Taufiqqulhidayat Ande A Latif kembali bertemu dengan Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan, H. Rusdi Masse (RMS). Pertemuan...

Masyarakatnya Ramah dan Bersahabat, Malbar Jadi Magnet Mahasiswa KKN

SULSELSATU.com, LUTRA - Malangke Barat (Malbar) mungkin satu-satunya kecamatan di Luwu Utara yang acapkali dikunjungi mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). “Tahun ini...

Banggar DPRD Sinjai Minta Pemkab Perbaiki Ranperda Pelaksanaan APBD 2018

SULSELSATU.com, SINJAI - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sinjai menggelar rapat membahas Ranperda Pelaksanaan APBD 2018 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (16/7/2019). Rapat tersebut...

Terbaru

VIDEO: Kakek CJH Tak Mau Lepaskan Tangan Istri, Ngamuk Saat Dipisahkan

SULSELSATU.com - Kejadian mengharukan terjadi di Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz, Madinah. Seorang kakek Calon Jemaah Haji (CJH) asal Ambon, Mahmud Sopamena (87),...

Pemprov Sulsel Dukung Pembentukan Holding BUMN Sektor KIMA

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan medukung pembentukan holding BUMN sektor kawasan yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat. Dukungan ini terwujud...

Bupati dan Ketua DPRD Sinjai Dampingi Pangdam XIV Hasanuddin

SULSELSATU.com, SINJAI - Bupati Sinjai, Andi Seto Ghadista Asapa bersama Ketua DPRD Sinjai Abd Haris Umar mendampingi Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayjen TNI...

VIDEO : Pria Kebal Parang Ini Tolak Pasar Tamanroya Jeneponto di Relokasi

https://www.facebook.com/sulselsatuberita/videos/406862613258546/ SULSELSATU.com, JENEPONTO - Sejumlah pedagang menggelar aksi menolak Pasar Tamanroya yang ada di Kelurahan Tamanroya di relokasi ke Pasar Boyong, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan...
video

VIDEO: Real Madrid Ingin Lepas Benzema ke Tiongkok

SULSELSATU.com – Raksasa La Liga, Real Madrid nampaknya sudah mulai memikirkan masa depan Karim Benzema. Klub ibukota dikabarkan mulai kehabisan kesabaran dengan sang pemain yang...