Logo Sulselsatu

Jelang Peresmian, Pemkot Makassar Terus Benahi PKL Center Kanrerong

Asrul
Asrul

Kamis, 14 Februari 2019 16:25

Suasana lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) Center Kanrerong di Jalan RA Kartini, Makassar, Ahad (6/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)
Suasana lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) Center Kanrerong di Jalan RA Kartini, Makassar, Ahad (6/1/2019). (Sulselsatu/Moh Niaz Sharief)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan untuk meresmikan Kanrerong Karebosi sebagai pusat kuliner Kota Makassar perlu keterlibatan pedagang kaki lima (PK5).

Pasalnya, adanya lapak-lapak yang masih kosong dikarenakan PK5 masih ada PK5 yang belum siap untuk pindah pasca relokasi. Padahal mereka telah menerima kunci lapak.

“Ada 93 (pedagang) yang belum masuk tapi sudah terima kunci. Saya berharap semua lapak harus buka. Karena untuk mereka itu,” kata Danny, sapaannya, Kamis (14/2/2019).

Baca Juga : BNI Berikan Pinjaman untuk Pengembangan Kanrerong

Danny menekankan para PK5 bisa segera mengisi lapak-lapak kosong tersebut secepatnya agar Kanrerong Karebosi bisa segera beroperasi. Terkait promosi, ia mengaku hal itu merupakan tanggung jawabnya.

Sponsored by MGID

“Promosi, tanggung jawab saya. Saya akan promosi makanan satu-satu yang ada di sana, tentunya lewat pembinaan, standarisasi, dan sistem yang dibangun bersama,” tegas Danny.

Untuk itu, promosi akan dilakukan di tempat-tempat publik seperti bandara dan mall. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa lebih mengenal bahwa Kanrerong merupakan tempat di mana masyarakat akan dengan mudah menemukan kekuatan kuliner tradisional Makassar.

Baca Juga : Kuliner Jadi Kekuatan Ekonomi Makassar, Danny Andalkan PK5

“Promosi sudah kita siapkan. Termasuk di bandara dan mall-mall. Kekuatan 40 makanan itu yang mau kita eksplor. Di mana orang mau makan di Makassar, yang di satu tempat semua kita dapat ya di Kanrerong,” ucapnya.

Danny mengakui bahwa sebelumnya ia mendapatkan keluhan terkait beberapa infrastruktur yang ada di Kanrerong, seperti toilet yang ditutup dan kran dikunci. Sementara untuk lahan parkir, Danny mengaku pihaknya masih mencoba melakukan eksplorasi dan masih akan dipikirkan lebih lanjut.

“Itu kita sempurnakan semua. Masih banyak kekurangan yang akan kita sempurnakan. Kita juga sudah kasih lampu sehingga orang bisa jalan, olahraga lari, sampai main bola di malam hari. Kalau makin banyak orang di situ olahraga, makin laku ini Kanrerong,” tandas Danny.

Baca Juga : Kuliner Jadi Kekuatan Ekonomi Makassar, Danny Andalkan PK5

Penulis : Asrhawi Muin
Editor: Azis Kuba

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi30 November 2021 08:42
Erick Thohir Kukuhkan Aestika Oryza Gunarto Sebagai Ketum Forum Humas BUMN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Forum Humas (FH) BUMN terus memperkuat komitmen dalam menjamin penyampaian informasi mengenai Badan Usaha Milik Negar...
Makassar30 November 2021 08:07
Wali kota Danny Tanggung Biaya Pengobatan Kedua Mahasiswa Korban Pertikaian
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota, Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menjenguk kedua korban pertikaian mahasiswa asal kabupaten Lu...
Makassar30 November 2021 00:04
Saksikan Penyerahan DIPA Oleh Jokowi, Danny Harap Antisipasi Penanganan Covid-19 Gelombang III
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menyaksikan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA...
Sponsored by MGID
Breaking News29 November 2021 23:25
Terbukti Bersalah, Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah terbukti bersalah oleh Majelis Hakim. Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim...