Pegawai PDAM Jeneponto Tuntut Pembayaran Gaji, Direktur : Kas Kosong

201
pegawai PDAM Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Jeneponto, (Sulselsatu/Dedi)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Belasan pegawai PDAM Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Jeneponto, Jl. Lanto dg Pasewang, Kamis (14/2/2019).

Mereka berunjuk rasa terkait pembayaran gaji selama 4 bulan yang masih tertunggak oleh pihak PDAM.

“Kami meminta kepada Direktur PDAM untuk bayar gaji kami yang 4 bulan itu, kami butuh hidup, ” ujar orator aksi Sulpri

Tidak lama melakukan orasi, Sekretaris daerah (Sekda) Syafruddin Nurdin bersama Direktur PDAM Jeneponto, Junaedi mengajak pegawai PDAM untuk masuk keruang rapat Sekda untuk diterima aspirasinya.

“Perlu saya jelaskan bahwa, gaji yang tertunda itu di masa Direktur yang lama, sehingga saya sebagai Direktur PDAM yang baru masuk dalam keadaan semua Kas kosong,” ujar Junaedi.

Sementara Sekda Jeneponto, Syafruddin mengatakan, PDAM Jeneponto saat ini punya masalah soal uang yang masuk ke kas PDAM.

“Memang tidak sesuai dikarenakan mengalami gangguan dimana nilai penjualan dan pemasukan di Kantor PDAM tidak sama dan tidak sesuai dengan uang yang diterima dengan biaya yang keluar, PDAM Jeneponto ini memang tidak sehat maka dari itu kita akan mengadakan perbaikan manajemen,”jelas Syafruddin.

Diketahui, Mantan Direktur PDAM Jeneponto, Amri Mahadi Kulle menjadi tahanan Kejari Jeneponto di Rutan Kelas II.B Jeneponto atas kasus dugaan korupsi Kas PDAM Tahun 2017.

Penulis : Dedi
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Baca Juga