PSSI Bantah Joko Driyono Jadi Tersangka Pengaturan Skor

21

SULSELSATU.com, JAKARTA – PSSI mengklarifikasi soal penetapan tersangka Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono oleh polisi. Federasi sepakbola tertinggi tanah air itu menyebut jika status tersangka Jokdri, sapaannya, tidak terkait dengan kasus pengaturan skor seperti yang diberi media massa.

PSSI menyebut Jokdri ditetapkan sebagai tersangka karena telah melanggar garis polisi dan mengambil barang dari tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Kuningan, Jakarta. 

“Jadi bukan terkait pengaturan skor. Dugaan yang disangkakan yakni, memasuki suatu tempat yang telah dipasang garis polisi (police line) oleh penguasan umum di Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu,” kata Ketua Komite Hukum PSSI Gusti Randa, seperti dikutip dari situr PSSI, Sabtu (16/2/2019). 

Sebelumnya, Satgas Anti Mafia sempat melakukan penggeledahan di apartement Jokdri yang berlokasi di Apartemen Taman Rasuna, tower 9 lantai 18 unit 0918 C, Jalan Taman Rasuna Selatan, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019) pukul 20.30 WIB. 

Dalam kasus ini, Selain Joko Driyono, polisi juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Musmuliadi, Muhammad Mardani Mogot, dan Abdul Gofur. Disebutkan, mereka tidak ada kaitannya dengan PSSI.

Dari ketiganya, polisi menyita beberapa barang, seperti pakaian, gantungan kunci, telepon genggam, kunci mobil dan DVR CCTV yang merekam mereka.

“Jadi sekali lagi bukan terkait pengaturan skor dan tidak terkait dengan PSSI. Tetapi, lebih kepada pelanggaran pasal-pasal tersebut,” tegas Gusti Randa 

Gusti Randa menambahkan, PSSI tetap menjalankan kegiatan sepak bola sesuai program yang sudah ada. “PSSI solid dan tetap bekerja untuk menjalankan program hasil kongres,” ujar Gusti Randa.

Sehari sebelumnya, polisi menyebut Joko sebagai tersangka kasus pengaturan skor sepak bola nasional. Hal ini disampaikan Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat (15/2/2019). 

Selain itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menambahkan polisi telah mengirimkan surat ke imigrasi untuk mencekal Joko Driyono ke luar negeri. 

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

SAR dan RMS Dapat Amunisi dari Bang Ogi Community

SULSELSATU.com, SIDRAP - Sekretaris DPW Partai Nasdem Provinsi Sulawesi...

Canangkan Zona Integritas, Kejari Parepare Komitmen WBK dan WBBM

SULSELSATU.com, PAREPARE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare telah mencanangkan...

Andi Maryam Ajak Emak-Emak Pilih Caleg Perempuan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Keterwakilan kaum perempuan dalam pesta demokrasi...

Baca Juga