Hari Pertama Menjabat, Duo Amran Tinjau Kawasan Pertanian Terpadu

38

SULSELSATU.com – Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Amran SE meninjau lokasi kawasan pertanian terpadu Kelurahan uraiyang Kecamatan Majaulang Sabtu 16 Februari 2019.

Adapun yang hadir pada kesempatan bersama Bupati dan Wakil Bupati Wajo, yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Staf ahli Bupati, Camat Majauleng, Danramil dan Kapolsek majauleng, Lurah, serta para Penyuluh Pertanian dan para kelompok tani yang ada di kecamatan Majauleng .

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura Muhammad Ashar memaparkan bahwa potensi pertanian kita seluas 100.744 hektare, sedangkan kawasan pertanian terpadu yang akan menjadi contoh bagi para petani yang tersedia di Kecamatan Majauleng seluas lebih dari 10 hektare.

“Untuk pemanfaatan sawah disediakan sekitar 2 hektare, sisanya untuk tanaman rumput gajah, tanaman hortikultura cabe, bawang dan sisanya untuk lahan peternakan serta membuat tempat pertemuan” ungkap Ashar.

Sedangkan Amran Mahmud mengatakan program-program yang unggulan integrated farming system atau sistem pertanian terpadu akan dibangun di sini, dari 25 program yang yang menjadi unggulan kita

“Integrated farming system merupakan program unggulan kami. Tempat ini akan kita sulap menjadi tempat penggemukan sapi melibatkan potensi mahasiswa-mahasiswa serta para penyuluh pertanian kita untuk membina petani-petani kita, ini akan menjadi pusat menggembleng para petani, menjadi pusat percontohan, mengutus kelompok tani di tiap desa dan bisa menginap untuk mencontoh semangat ataupun skillnya, kita akan membuat dari yang tidak maksimal bisa menjadi maksimal dan ini diharapkan bisa menjadi spirit bagi petani-petani kita” ungkap suami dari sitti maryam

“Saya mengajak beberapa perusahaan ataupun stakeholder untuk mempersiapkan ini dan bisa mempersiapkan secara mandiri. Saya ingin petani petani kita bangga menjadi petani dengan penghasilannya sendiri, sehingga pikirannya tidak bertumpu untuk menjadi pegawai honorer ataupun pegawai lainnya kita mau mencetak 10.000 interpreneur. Kedepan Wajo akan menjadi pilot project nantinya di Indonesia” sambungnya

Amran Mahmud menambahkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati akan selalu hadir untuk memantau dan sedapat mungkin tempat ini menjadi tempat agrowisata atau wisata pertanian di Kabupaten Wajo

“Tempat ini akan kita desain seindah mungkin, kedepannya tidak ada lagi lahan kosong yang tidak produktif , semuanya akan menjadi produktif” kata amran mahmud

Senada dengan hal tersebut Wakil Bupati Amran dalam sambutannya mengatakan peninjauan pertanian terpadu merupakan program andalan kita, karena kita tahu luas pertanian kita yang terluas, ciptakan inovasi kepada petani petani kita.

“Tempat ini akan menjadi pendidikan dari para petani , kita harus meningkatkan hasil pertanian dan menciptakan Branding bagi petani kita, sehingga harga hasil pertanian tidak lagi dimainkan oleh para tengkulak tengkulak, kita menuju ke modernisasi pertanian dengan menciptakan inovasi” kata wakil bupati wajo ini

Di akhir acara dipersilahkan kepada para kelompok tani atau masyarakat petani untuk berdialog langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati Wajo ataupun kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.(*)

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

SAR dan RMS Dapat Amunisi dari Bang Ogi Community

SULSELSATU.com, SIDRAP - Sekretaris DPW Partai Nasdem Provinsi Sulawesi...

Canangkan Zona Integritas, Kejari Parepare Komitmen WBK dan WBBM

SULSELSATU.com, PAREPARE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare telah mencanangkan...

Andi Maryam Ajak Emak-Emak Pilih Caleg Perempuan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Keterwakilan kaum perempuan dalam pesta demokrasi...

Baca Juga