Senator Asal NTT Menghadap JK Soal Rencana Penutupan Taman Nasional Komodo

20
Taman Nasional Komodo. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Wacana penutupan Taman Nasional Komodo, anggota DPD Nusa Tenggara Timur (NTT) Andreanus Garu menghadap ke Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Andreanus meminta, JK datang langsung mengecek kondisi wisata NTT dan memperbaiki Taman Nasional Komodo.

Sebab, Pemprov NTT dalam waktu dekat berencana menutup lokasi wisata Taman Nasional Komodo selama satu tahun. Langkah tersebut diambil untuk menjaga habitat komodo dan mangsanya.

“Saya mengundang secara resmi kepada Pak Wapres untuk berkunjung ke Labuan Bajo. Karena bagaimana pun beliau punya tanggung jawab yang luar biasa karena beliau adalah bapak duta komodo,” kata Andre di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, seperti dilansir Kumparan, Senin (18/2/2019).

Andre berharap pemerintah memberi pernyataan agar kondisi wisata di sana tak terganggu dengan adanya rencana penutupan taman nasional. Saat ini, lanjut Andre, perekonomian di NTT sebagian besar bergantung pada kegiatan pariwisata.

“Kalau beliau mengeluarkan statement tentang situasi masyarakat yang lagi resah dengan penutupan komodo (pernyataan positif), tentu image baik masyarakat lokal maupun agen-agen pariwisata, agen-agen perjalanan baik dalam negeri maupun luar negeri ini akan pulih,” ujar Andre.

“Kita datang meminta Pak JK mengeluarkan statement tentunya kaitan dengan wacana ini supaya masyarakat tidak resah, karena beliau juga merupakan Duta Komodo,” timpalnya.

Sampai saat ini, belum diketahui kapan waktu penutupan kawasan Taman Nasional Komodo. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menuturkan penutupan ini bertujuan untuk mempermudah pemerintah daerah dalam menata kawasan wisata itu.

Menurut catatan, populasi komodo yang masih hidup di alam liar sekitar kawasan Taman Nasional Komodo saat ini berada di kisaran 4 ribu hingga 5 ribu ekor.

Sekitar 1.700 ekor komodo berada di Pulau Komodo, 1.300 ekor menyebar di Pulau Rinca, 100 ekor di Gili Motang, 100 ekor lainnya di Gili Dasami, dan menurut perkiraan sekitar 2 ribu ekor komodo menyebar di daratan Pulau Flores.

“Kawasan wisata Taman Nasional Komodo akan ditata kembali untuk menjaga habitat Komodo agar dapat berkembang dengan baik. Habitat Komodo (varanus Komodoensis) di Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, dan Gili Dasami perlu diperbaiki agar bisa meningkatkan populasinya,” ujar Viktor.

Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

7 Kuliner Khas yang Wajib Anda Cicipi di Singapura

SULSELSATU.com - Makanan khas Asia memiliki cita rasa yang...

Andi Sose Tutup Usia, Appi: Sulsel Kehilangan Putra Terbaik

SULSELSATU.com, MAKASSAR - CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin turut...

Mantan Pejuang Angkatan 45 Sulsel, Andi Sose Tutup Usia

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sulawesi Selatan berduka. Salah satu tokoh...

Baca Juga