Garuda Muda Ditahan Imbang Myanmar, Begini Pembelaan Indra Sjafri

37

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengomentari hasil imbang yang diraih anak asuhnya kala menghadapi timnas Myanmar di laga perdana Grup B Piala AFF U-22 2019 di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, Senin (18/2019).

Indonesia tertinggal lebih dulu dari Myanmar setelah Myat Kaung Khant mencetak gol pada menit ke-13. Timnas Indonesia U-22 kemudian berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan Rachmat Irianto pada menit ke-38.

Indra mengakui Timnas Indonesia U-22 melakukan kesalahan hingga terjadinya gol Myanmar. Mantan pelatih Bali United itu mengatakan tekanan Myanmar sempat membuat Andy Setyo dan kawan-kawan kesulitan mengembangkan permainan.

“Pertandingan pertama selalu sulit. Babak pertama bisa dilihat, gol mereka datang karena kesalahan dari kami. Kurang siap mengantisipasi. Setelah itu pelan-pelan bangkit. Tapi ini performa bukan seperti biasa kami main di uji coba sebelumnya,” ujar Indra usai laga, seperti dilansir CNNIndonesia.

“Myanmar main ngotot dan tekanan tinggi. Itu alasan kami sulit mengembangkan permainan di awal-awal,” sambung pelatih 56 tahun tersebut.

Indra juga menolak menyalahkan kondisi lapangan Stadion Olimpiade yang tidak sempurna untuk menggelar pertandingan.

“Soal kondisi lapangan, itu bukan alasan. Myanmar juga main di lapangan yang sama. Harus adaptasi memang, saya setuju. Tapi bukan alasan kami tidak bisa [meraih] poin penuh,” ucap Indra.

Timnas Indonesia U-22 selanjutnya akan menghadapi Malaysia di stadion yang sama, Rabu (20/2). Indra mengaku tidak akan mengubah strategi permainan untuk laga melawan Malaysia.

“Pasti akan ada evaluasi. Saya punya banyak pengalaman ketika menghadapi Malaysia selalu berat. Tapi kami akan tetap terapkan permainan menyerang dan target harus menang,” ujar Indra. 

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga