Logo Sulselsatu

Adnan Harap Penyaluran Bansos di Gowa Tepat Sasaran

Asrul
Asrul

Senin, 18 Februari 2019 22:39

Adnan Harap Penyaluran Bansos di Gowa Tepat Sasaran

SULSELSATU.com, GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan membuka rapat koordinasi pelaksanaan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial di baruga Karaeng Galesong, Senin (18/2/2019).

Adnan mengatakan rakor tersebut dilaksanakan agar penyaluran bansos dilakukan secara efisien sehingga dapat tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah. Apalagi saat ini semua disalurkan dengan non tunai.

“Hari ini kita melakukan rapat yang diikuti oleh jajaran kepolisian, jajaran kodim 1409, para camat, dan BNI, semua komponen ini melakukan penyesuain dengan cepat supaya penyaluran bansos non tunai bisa sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jelasnya

Baca Juga : VIDEO: Miris, Sejumlah Penerima Bantuan BPNT di Jeneponto Terima Telur Busuk

Menurut orang nomor satu di Gowa ini, hal yang paling penting diperhatikan saat ini yakni bagaimana mengedukasi semua keluarga penerima manfaat (KPM) agar para KPM dapat mengetahui dan memahami program bantuan ini secara baik.

Sponsored by MGID

“BPNT tidak bisa dicairkan secara tunai dan hanya bisa digunakan untuk pembelian bahan pangan berupa beras atau telur di semua agen BNI 46, sehingga pelaksanaan rapat koordinasi ini diharapkan semua pihak memahami pelaksanaan penyaluran bansos di Kabupaten Gowa,” tambah Adnan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Syamsuddin Bidol membeberkan saat ini penerima bantuan sosial di Kabupaten Gowa sebanyak 38.263 PKM terdiri dari 23.519 untuk PKH dan 14.744 non PKH.

Baca Juga : VIDEO: Mensos Risma Sidak Penyaluran BST di Tangerang

Selain itu, bagi penerima PKH ada tujuh komponen yaitu ibu hamil 2,4 juta pertahun atau (600 ribu pertahap), balita 2,4 juta pertahun (600 ribu pertahap), SD 900 ribu pertahun (225 ribu pertahap), SMP 1,5 juta pertahun (375 ribu pertahap), SMA 2 juta pertahun (500 ribu pertahap), Lansia 2,4 juta perltahun (600 ribu pertahap), Disabilitas 2,4 juta pertahun (600 ribu pertahap).

“Semua bantuan PKH ini diterima per tiga bulan atau triwulan, jadi bagi masyarakat miskin yang memiliki salah satu atu lebih dari komponen tersebut maka akan menerima bantuan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Sedangkan bagi penerima non PKH akan mendapatkan Rp 110 ribu setiap bulannya, tetapi nilai bantuan tersebut tidak bisa diuangkan namun ditukar dengan bahan pangan seperti beras atau telur melalui E-Warung yang telah disediakan oleh pihak Bank BNI.

Baca Juga : Hore! Ada Subsidi Rp1 Juta Bagi Pekerja Bergaji di Bawah Rp3,5 Juta, Begini Cara Pencairannya

Turut hadir pada rakor ini, Kapolres Gowa, Kasdam 1409 Gowa, Kepala Bappeda, Camat, dan pendamping pendamping PKH.

Editor: Awang Darmawan

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 Desember 2021 11:37
Transaksi Agen BRILink Tembus Rp1.000 Triliun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Di tengah maraknya digitalisasi di sektor keuangan, peran AgenBRILink dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tet...
Lifestyle03 Desember 2021 22:46
Rajai Penjualan PT SJAM, Desain Keren dan Futuristik Jadi Pemikat Utama
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Selama tahun 2021 ini, Nmax jadi motor terlaris dalam penjualan PT Suracojaya Abadimotor (SJAM). Total, sudah ada 32....
Makassar03 Desember 2021 21:36
Peringatan Hari Ibu, Indira Jusuf Ismail Sampaikan Makna Hari Ibu
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, mengingatkan kembali akan makna hari ibu kepada generasi muda pada m...
Sponsored by MGID
Adventorial03 Desember 2021 21:03
Loker RS dr HAH Parepare, Taufan Pawe : Pendaftar Sudah 21.894, Yang Dibutuhkan Hanya 100 Orang
SULSELSATU.com, Parepare — Pendaftar lowongan kerja bagi formasi PTT non ASN di Rumah Sakit Regional dr.Hasri Ainun Habibie Kota Parepare capai ...