Anak Anggota TNI yang Tenggelam di Sungai Panyawakkang Ditemukan Meninggal

143
Korban tenggelam di Sungai Panyawakkang Jeneponto ditemukan meninggal. (Ist)
Korban tenggelam di Sungai Panyawakkang Jeneponto ditemukan meninggal. (Ist)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Awal (9) yang merupakan anak kandung Kopda Fahri, anggota TNI 726/Tml Kompi C Bone tenggelam di Sungai Panyyawakkang Perbatasan Gowa-Jeneponto sejak Minggu sore (17/2/2019) dan baru ditemukan hari ini, Senin (18/2/2018) dalam kondisi meninggal dunia.

“Hari Telah ditemukan korban atas nama awal di Sungai Panyawakkab dan jenazah telah dievakuasi ke rumah korban dan serahkan ke orangtuanya,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto, Mus Muliadi.

Dia mengatakan, Awal ditemukan meninggal dunia setelah dua hari dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan bersama dengan masyarakat setempat.

Awal awalnya meninggalkan rumah neneknya di lingkungan Borongbira, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, menuju Sungai Pannyawakkang bersama dua orang rekannya untuk mandi-mandi atau berenang di sungai.

Namun nahas, saat korban beristirahat di pinggir sungai tiba tiba korban terpeleset dan terjatuh ke sungai yang kedalamannya kurang lebih 15 meter.

“Korban terpeleset ke dalam sungai dan tidak bisa diselamatkan karena ke dalam air yang sangat dalam mencapai sekitar 15 meter,” kata warga setempat.

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Baca Juga