Untuk Pertama Kalinya, Prabowo Kunjungi Ahmad Dhani di Rutan Surabaya

55
Prabowo Subianto. (Int)

SULSELSATU.com, SURABAYA – Prabowo Subianto mengunjungi Ahmad Dhani Prasetyo yang perdana di Rutan Klas I Surabaya, Selasa (19/2/2019).

Kunjungan ke tersangka ujaran kebencian itu dilakukan capres nomor urut 01 itu usai menghadiri Deklarasi Dukungan di Pondok Pesantren Ahtlith Tahoriqoh Syathoriyah An-Nahdliyyah, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Melansir CNNIndonesia, tak ada sepatah katapun yang dilontarkannya. Ia hanya mengumbar senyum sembari menyalami kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian Megantara dan beberapa orang lain.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga didampingi sejumlah orang, di antaranya politisi Bambang Haryo, Supriyanto dan Hendro Tri Subiantoro.

Pantauan di lokasi, hingga pukul 13.50 WIB, Prabowo masih berada di dalam rutan. Padahal jam operasional kunjungan di Rutan Medaeng sendiri hanya sejak pukul 09.00-11.00 WIB saja.

Kunjungan Prabowo di Surabaya hari ini sempat diwarnai aksi dari para pendukung capres nomor urut 01, Joko Widodo. Itu terjadi di wilayah Kelurahan Bulak.

Sejumlah massa itu membentangkan spanduk bertuliskan ‘Selamat Datang Pak Prabowo di Wilayah Bulak-Kenjeran Kami Menyambut Sebagai Tamu, Tapi Pilihan Kami Tetap Nomor 01’.

Untung, salah satu perwakilan massa, mengatakan dalam aksinya mereka hanya ingin memberikan tanda bahwa di wilayah Kenjeran Surabaya, merupakan basis pendukung Jokowi-Ma’ruf.

“Kami ikut prihatin. Kenapa di sini kandangnya Jokowi kok sampai begitu (mendatangkan Prabowo),” ujar Untung, di sela aksi.

Kunjungan Prabowo juga bertepatan dengan sidang lanjutan perkara kasus ujaran idiot Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Sidang yang mengagendakan putusan sela ini menghasilkan keputusan melanjutkan perkara Ahmad Dhani.

“Menyatakan keberatan dari penasihat hukum terdakwa Ahmad Dhani tidak diterima. Dua, memerintahkan jaksa penuntut umum untuk melanjutkan perkara no. 275/pid.sus/2018/ atas nama Dhani Ahmad Prasetya,” ujar Hakim Ketua Anton Widyopriyono, saat membacakan amar putusan sela.

Hakim menegaskan sidang akan dilanjutkan pada 26 Februari 2018 dengan agenda pemeriksaan saksi.

Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga