Jokowi Ditantang Ungkap Data Penguasaan Lahan di Lingkarannya

29
Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo ditantang untuk mengungkap data para elite di lingkaran politiknya yang juga menguasai lahan dalam jumlah sangat besar. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hidayat Nur Wahid.

Hidayat menyebut kroni-kroni Jokowi itu menguasai lahan yang sangat luas, bahkan melebihi lahan yang dimiliki Prabowo Subianto di Kalimantan Timur dan Aceh. 

“Ini juga tidak mencerahkan karena beliau tidak berani membuka yang sangat amat berkali lipatnya yang dimiliki kroni-kroninya,” kata Hidayat seperti dilansir CNNIndonesia, Selasa (19/7/2019), tanpa menyebut nama kroni-kroni Jokowi yang dia maksud. 

Hidayat mengatakan itu sebagai respons atas ucapan Jokowi soal kepemilikan lahan Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah. 

Jokowi mengucapkan itu dalam debat capres kedua. Ucapannya lantas memantik protes kubu Prabowo karena dianggap menyerang pribadi saat debat.

Hidayat melanjutkan dengan mempertanyakan motif Jokowi mengungkit lahan Prabowo Subianto di Kalimantan dan Aceh. Dia mengaku heran kenapa baru sekarang Jokowi mengungkit hal itu.

“Sepanjang waktu Pak Jokowi memimpin, itu sudah dikelola Pak Prabowo. Kalau itu bermasalah, kenapa enggak dari dulu dibilang masalah,” kata Hidayat.

Hidayat juga menyatakan bahwa Prabowo tidak menguasai lahan yang dimaksud Jokowi. Prabowo hanya memperoleh hak guna usaha (HGU). 

Menurut Hidayat dengan status HGU maka tanah itu tetap berstatus milik negara, bukan Prabowo. “Padahal faktanya itu bukan punya beliau,” tutur Hidayat.

Terlebih, lanjut Hidayat, Prabowo memperoleh HGU atas lahan tersebut melalui proses hukum yang sah. Oleh karena itu, tidak perlu ada yang dipersoalkan.

“Itu pun memunculkan problema baru karena dinilai sebagai serangan pribadi,” lanjutnya.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga