Manajer Keuangan Abu Tours Divonis 16 Tahun Penjara 

24

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengadilan Negeri (PN) Makassar menjatuhkan vonis 16 tahun penjara serta denda Rp100 juta kepada  Manajer Keuangan Abu Tours, M. Kasim Sunusi bin Sunu bin Nompo. 

Vonis itu dibacakan majelis hakim yang diketuai Denny Lumban Tobing di ruang sidang Harifin Tumpa, Kamis (21/2/2019) petang. 

“Menyatakan terdakwa H. M. Kasim Sunusi bin Sunu bin Nompo  bersalah melakuka tindak pidana penggelapan dan pencucian uang secara bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut,” ujar hakim ketua Denny. 

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 16 tahun dengan membayar denda Rp100 juta dengan ketentuan jika tidak membayar denda tersebut akan diganti dengan pidana kuruman selama satu tahun,” tambah hakim ketua dalam putusannya. 

Vonis hakim tersebut lebih rendah dua tahun dari tuntutan 18 tahun penjara oleh tim jaksa penuntut umum sebagaimana diatur dalam Pasal 372 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penggelapan serta pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyebutkan bahwa atas perintah Hamzah Mamba, terdakwa Kasim selaku Manajer Keuangan aktif terlibat dalam sejumlah transaksi  yang merugikan jemaah. 

Salah satu bentuk transaksi yang dimaksud hakim berupa pembangunan sejumlah unit bisnis Abu Tours yang kepentingannya di luar kepentingan jemaah, seperti pembangunan perusahaan percetakan, perusahaan media cetak dan radio, hingga pembanguan resto.

“Membuka unit bisnis yang dana awalnya berasal dari dana jemaah yang telah disetor. Sedang sisa dalam dalam buku kas Abu Tours sebesar 2 miliar 600 juta rupiah yang tidak mungkin lagi memberangkatkan jemaah 96 ribu lebih sebagaimana yang terdaftar dalam manifest Abu Tours,” ujar hakim. 

Transaksi yang lain adalah berupa pembelian lahan, bangunan, kendaraan bermotor, hingga alat elektronik, aksesoris yang sebelumnya memang terungkap di Persidangan. 

Selain itu, terdakwa Kasim juga terlibat dalam sistem Mandiri Cash Management (MCM) bersama Hamzah Mamba. Dalam sistem ini, terdakwa memiliki keleluasaan mengakses atau melakukan transaksi khusus terhadap uang jemaah Abu Tours. 

“Dengan ini, terdakwa adalah yang turut serta melakukan perbuatan pidana bersama Hamzah Mamba,” imbuh Hakim. 

Penulis: Hermawan Mappiwali 
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

NasDem Yakin Masuk Tiga Besar, 100 Kursi di DPR

SULSELSATU.com, JAKARTA - Partai NasDem kian optimistis menatap Pemilu...

Amar Ungkap Efek Prabowo-Sandi Untungkan Caleg Gerindra di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota...

Polres Jeneponto Gelar Apel PAM dan Simulasi Jelang Pemilu 2019

SULSELSATU.com,JENEPONTO - Polres Jeneponto menggelar apel pengamanan Pemilu 2019...

Baca Juga