Logo Sulselsatu

VIDEO: Saksi Ahli: Keterangan 1 Saksi Bukan Alat Bukti

Andi
Andi

Senin, 25 Februari 2019 19:02

VIDEO: Saksi Ahli: Keterangan 1 Saksi Bukan Alat Bukti

SULSELSATU.com, JAKARTA – Sidang perkara perintangan penyidikan dengan terdakwa Lucas yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019) lalu menghadirkan ahli hukum dan pidana UII, Muzakkir. Keterangan saksi ahli dalam sidang kali ini membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kian terdesak.

Muzakkir membeberkan, keterangan satu-satunya saksi KPK dinilai lemah jika digunakan di persidangan. Hal ini disampaikan Muzakkir untuk menjawab pertanyaan Lucas terkait apakah keterangan satu saksi bisa digunakan untuk mendakwa seseorang telah melakukan perintangan terhadap penyidikan.

Menurut dia, dalam pembuktian hukum pidana satu saksi saja bukan alat bukti.

Baca Juga : VIDEO: Kesimpulan Akhir Lucas dalam Menemukan Keadilan dan Kebenaran

“Oleh sebab itu satu saksi harus didukung oleh alat bukti yang lain. Kalau tidak ada bukti yang lain dia tidak bisa dijadikan sebagai sebuah alat bukti,” katanya.

Sponsored by MGID

Muzakkir menegaskan, keterangan saksi itu harus dibuktikan dengan alat bukti yang lain. Atau didukung dengan alat bukti yang lain.

Pembuktian dibebankan pada yang menuntut atau dalam hal ini penuntut. Penuntut, dalam hal ini jaksa, wajib membuktikan tuntutannya itu.

Baca Juga : VIDEO: Kala Dua Ahli Pidana Runtuhkan Tuduhan KPK

Jika berbeda bisa dikroscek satu dengan yang lain.

Dalam hal ini satu saksi pun tidak terpenuhi , karena Saluang berbantahan dan tidak ada persesuaian dengan saksi lain. Ada 3 saksi di bawah sumpah dimuka persidangan, yang tidak sesuai dengan keterangan Dina Soraya ( yaitu SS, MS dan ES) . Di samping itu, Dina sendiri keterangannya inkonsisten dengan keterangan sendiri pada BAP di kasus ES

“Jika ada empat saksi dimana tiga di antaranya sama dan satunya berbeda, maka secara hukum yang tigalah yang benar. Yang satu bisa dikroscek kebenaran kesaksiannya. Diperiksa secara silang. Kalau tiba-tiba dia merubah keterangannya, maka keterangannya perlu dikroscek ulang,” tegas Muzakkir.

Baca Juga : VIDEO:Menyela Tanggapan Ahli Hukum UII, Jaksa KPK Dinilai Tidak Sopan dan Tidak Beretika

Jika keterangan satu saksi berbeda dengan saksi yang lain yang ikut menyaksikan tindak pidana, kata Muzakkir, mestinya dia dipanggil untuk diklarifikasi kembali.

“Kalau dia memberi keterangan palsu, maka dia harus dituduhkan memberi keterangan palsu di bawah sumpah. Supaya peradilan tidak sesat, karena peradilan berpijak pada satu kebenaran materiil,” ujar dia.

Video Editor: Andi Hermanto
Editor: Awang Darmawan
Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video20 Januari 2022 00:14
VIDEO: DPRD Sulsel Wacanakan Pembentukan Pansus Wakil Gubernur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Sulsel mewacanakan akan membentuk Panitia Khusus atau Pansus Wakil Gubernur Sulsel sisa masa jabatan 2018-2023. ...
OPD19 Januari 2022 23:01
Bertemu Mendikbudristek, Al Hidayat Minta Kuota Guru PPPK Ditambah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu bertemu dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim di Jakarta, Rabu (19/1/202...
Video19 Januari 2022 22:43
VIDEO: Momen Risma Hendak Bersimpuh ke DPR RI untuk Sampaikan Permohonan Maaf
SULSELSATU.com – Menteri Sosial, Tri Rismaharini menyampaikan permohonan maaf ke Komisi VIII DPR RI. Permohonan maaf itu dilakukan atas sikap ja...
Sponsored by MGID
Nasional19 Januari 2022 22:18
Jawab Tren Kebutuhan Masyarakat, Tahun 2022 Gojek Fokus pada Dua Hal Pengembangan
SULSELSATU.com, JAKARTA – Mewujudkan komitme terus menjadi andalan mobilitas masyarakat di tengah pandemi, Gojek melakukam berbagai inovasinya d...