Pengambilan E-KTP di Disdukcapil Makassar Tak Bisa Diwakilkan

Kepala Disdukcapil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady (Sulselsatu/Asrhawi Muin)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengambilan dan aktivasi E-KTP, khususnya bagi warga Kota Makassar, tidak bisa diwakilkan. Warga diwajibkan datang langsung untuk mengambil sendiri E-KTP dan melakukan aktivasi sendiri.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, Selasa, (26/2/2019).

“E-KTP itu tidak bisa diwakili dengan alasan bahwa memang di dalam Permendagri 8 tahun 2016, menjadi keharusan bagi setiap pemilik E-KTP pada saat menerima harus melakukan aktivasi dengan melakukan pemadanan antara data yang ada di E-KTP elektronik dengan orang yang mengambil E-KTP elektroniknya,” kata Aryati.

Aryati mencontohkan, masalah identitas ganda yang kerap terjadi di dalam masyarakat salah satunya disebabkan karena tidak tuntasnya proses aktivasi data. 

“Kalau diaktivasi kan dikunci, maka misalnya datanya di chip, pada saat mengaktifkan itu langsung verified. Jadi, tidak bisa lagi diganda atau di diubah-ubah,” pungkasnya.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya