Dua Terdakwa Kasus Tambang Ilegal 23 Kg Emas Dituntut 1 Tahun

23
Barang bukti 23 kilogram emas dan beberapa lempeng emas dari hasil tambang ilegal di Timika,Papua. Kasus ini diungkap Bareskrim Polri di Kota Makassar. (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Terdakwa kasus tambang ilegal (Illegal Mining) di Timika, Papua, Jemis Kontaria dituntut hukuman 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Makassar.

Tuntutan tersebut sebagaimana dakwaan terhadap Jemis telah melanggar Pasal 161 KUHP Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

“Tuntutannya sudah dibacakan pada tanggal 13 Februari lalu. Seharusnya hari ini terdakwa bacakan pleidoi tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda dari pengacaranya,” ujar Jaksa, Wahyuddin saat ditemui di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (27/2/2019) petang kemarin.

Wahyuddin membeberkan, terdapat 6,8 kilogram lebih emas ilegal yang menjadi barang bukti dalam kasus tambang ilegal yang dilakukan Jemis.

Semua barang bukti itu ditemukan aparat Bareskrim Polri yang bekerja sama dengan Polda Sulsel di toko emas yang dikelola terdakwa Jemis, di Jalan Buru, Kecamatan Wajo, Makassar.

Tidak hanya Jemis, satu terdakwa lainnya Darwis juga dituntut 1 tahun penjara. Terdakwa merupakan pengolah emas pasir dari penambang yang tidak memiliki izin yang kemudian menjadikannya emas batangan. Dari Darwis inilah Jemis memperoleh emas ilegal tersebut.

“Kalau Darwis ada sekitar 16,7 kilogram emas ilegal. Dia juga dituntut melanggar pasal 161 KUHP,” ujar Wahyuddin.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula saat terdakwa Darwis diamankan Polisi di Bandara Sultan Hasanuddin pada tanggal 24 Mei 2018 lalu.

Polisi pun melakukan pengembangan hingga mengamankan Jemis di tokonya pada tanggal 25 Mei 2018 di Jalan Somba Opu. Dari tangan Jemis, polisi kembali mengamankan barang bukti 18 batang emas besar dan kecil dengan berat total 6 kilo lebih.

Dari kedua terdakwa, Petugas mengamankan barang bukti sedikitnya 23 kilogram emas.

Setelah itu, Dit Reskrimsus Polda Sulsel kembali melakukan pengembangan kasus ini hingga juga mengamankan satu tersangka bernama Amiruddin. Pelaku yang pulang dari Timika, Papua diamankan saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

NasDem Yakin Masuk Tiga Besar, 100 Kursi di DPR

SULSELSATU.com, JAKARTA - Partai NasDem kian optimistis menatap Pemilu...

Amar Ungkap Efek Prabowo-Sandi Untungkan Caleg Gerindra di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota...

Polres Jeneponto Gelar Apel PAM dan Simulasi Jelang Pemilu 2019

SULSELSATU.com,JENEPONTO - Polres Jeneponto menggelar apel pengamanan Pemilu 2019...

Baca Juga