Lucas Pastikan Tak Pernah Bantu Eddy Sindoro Buron

- Advertisement -

SULSELSATU.com, JAKARTA – Terdakwa advokat Lucas memastikan tak pernah membantu Eddy Sindoro buron ke luar negeri apalagi menghubungi Eddy selama Eddy berada di luar negeri.

Kepastian tersebut disampaikan Lucas saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019).

Sebagaimana diketahui, Lucas sebelumnya didakwa dengan sengaja merintangi atau menghalang-halangi penyidikan kasus dugaan suap pengurusan sejumlah perkara Lippo Group dengan tersangka mantan Presiden Komisaris Lippo Group sekaligus Chairman PT Paramount Enterprise International‎ Eddy Sindoro.

Lucas mengaku kenal dengan Eddy Sindoro sekitar tahun 2008. Ketika itu Eddy datang melayat kakak Lucas yang meninggal dunia. Artinya perkenalan Lucas dengan Eddy terjadi sekitar 11 tahun lalu.

- Advertisement -

Saat itu Eddy datang bersama rekan bisnisnya sesama banker. Karenanya Lucas mengetahui Eddy sebagai banker. Seingat Lucas, Eddy ketika itu memang pejabat di Bank Lippo. Lucas waktu itu juga seorang banker dan tidak ada hubungan bisnis apalagi bantuan hukum ke Eddy.

“Apakah ada advise hukum?,” tanya Ketua Majelis Hakim Franki Tambuwun. “Tidak pernah,” jawab Lucas. “Apakah ada komunikasinya?,” tanya Franki lagi. “Tidak ada Yang Mulia,” tegas Lucas.

Hakim Franki mengonfirmasi ke Lucas apakah Lucas mengetahui tentang operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 2016 dan apa reaksi Lucas. Lucas memastikan tidak pernah mendengar OTT yang dilakukan KPK tersebut. Lucas baru mengetahui hal tersebut pada 2017.

“Saya tahu 2017, itu di WA grup menyampaikan Eddy Sindoro dicari KPK. Saya tidak ada reaksi, karena saya anggap tidak penting buat saya,” ujarnya.

“Apakah tahu Eddy Sondoro ada di luar negeri, keluar negeri?,” tanya hakim Franki. “Saya tidak tahu Yang Mulia, tidak ada hubunganya dengan saya. Saya tahunya Eddy di luar negeri dari berkas, tahu di persidangan,” ungkap Lucas.

Selepas itu JPU pada KPK yang dipimpin Abdul Basir menggali keterangan Lucas. Mulai dari kedudukan Lucas di kantor hukum Lucas & Partners‎, jumlah nomor handphone milik Lucas, hingga dugaan komunikasi Lucas dengan Eddy Sindoro selama Eddy buron di luar negeri termasuk lewat aplikasi FaceTime.

Lucas mengatakan, posisinya di kantor hukum Lucas & Partners‎ adalah sebagai pendiri dan Chairman. Selaku Chairman, Lucas tidak pernah mengurusi aktivitas keseharian kantor tersebut. Karena semuanya berada dalam kewenangan Managing Partners yakni Oscar Sagita.

Lucas mengatakan dia memiliki satu nomor handphone yang biasa dipakai untuk komunikasi yakni 0811103644. Memang ada satu nomor lain yang tidak diingat Lucas karena hanya dipakai sebagai modem.

“Saya tidak berhubungan dengan Eddy Sindoro selama Eddy di luar negeri. Lewat FaceTime tidak pernah,” kata Lucas.

Dalam persidangan, anggota tim penasihat hukum Lucas yakni Irwan Muin sempat menunjukkan di hadapan majelis hakim atas barang bukti berupa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi, mantan Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti Dina Soraya Putranto tertanggal pemeriksaan 18 September 2018. Pemeriksaan Dina ketika itu sebagai saksi untuk tersangka Eddy Sindoro.

BAP tersebut adalah pemeriksaan pertama Dina. Dalam BAP, Dina menyebutkan akun FaceTime Kaisar 555 merupakan milik Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie dan bukan milik Lucas.

Ketua Majelis Hakim Franki Tambuwun lantas mengonfirmasi ulang ke JPU pada KPK apakah benar BAP Dina tersebut. JPU Abdul Basir tidak membantahnya.

Selepas persidangan, Lucas mengatakan, yang paling penting dan sudah terbuka dari persidanga ini adalah menyangkut alat bukti. Menurut Lucas, semua alat bukti di persidangan tidak dapat dibuktikan oleh JPU. Baik rekaman, percakapan, hingga pertemuan. Bagi Lucas, selama persidangan sebelumnya hanya satu yakni Dina Soraya Putranto yang menuduh seolah-olah pengguna akun FaceTime Kaisar [email protected] itu adalah Lucas.

“Ternyata hari ini terbukti dalam persidangan, Dina sendiri sudah pernah membuat BAP di hadapan penyidik pada tanggal 18 September 2018. Di BAP itu diperiksa oleh penyidik Ibrahim Cholil. Dan nyata-nyata ada dalam berkas perkara Eddy Sindoro, BAP itu menegaskan 2 hal yang penting. Satu menegaskan, pengguna akun Facetime Kaisar 555 itu adalah Jimmy alias Chua Chwee Chye alias Lie. Demikian pernyataannya Dina,” ujar Lucas.

Yang kedua dari BAP Dina itu, ditegaskan bahwa yang meminta bantuan pada Dina untuk mengurus Eddy Sindoro dari Kuala Lumpur ke Indonesia kemudian keluar lagi dari Indonesia ke Bangkok pada 29 Agustus 2018 adalah Jimmy. Karenanya menurut Lucas, dua hal penting ini adalah hal yang nyata dalam BAP Dina.

“Sayang sekali ternyata JPU yang sama, tetapi dia tidak mengungkapkan kebenaran materil ini. Hanya diungkapkan oleh penasehat hukum kami. Seharusnya kebenaran materil ini harus diungkapkan oleh jaksa sendiri untuk mendapatkan kebenaran materil yang hakiki. Boleh dikatakan ada kebenaran yang disembunyikan,” kata Lucas.

Editor: Awang Darmawan

- Advertisement -

Populer

Safari Ramadan, Bupati Lutra Perkenalkan Pemerintahan yang Berjalan

SULSELSATU.com, MASAMBA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan, Minggu (19/5/2019), di Desa Lara Kecamatan Baebunta Selatan. Di kegiatan kali ini,...

Jalan-jalan Subuh, Remaja di Makassar Tewas Diduga Peluru Nyasar

SULSELSATU.com, MAKASSAR- Seorang remaja beralamat di Jalan Nuri Baru, Kelurahan Bontorannu, Mariso, Makassar, bernama Sandi Saputra bin Sukardi (16) tewas akibat peluru nyasar yang...

Jokowi-Ma’ruf Menang Pilpres, Nurdin: Kalau Ada yang Tidak Puas, Silakan ke MK

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengucapkan selamat kepada calon presiden dan calon wakil presiden terpilih Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin yang ditetapkan berdasarkan...

Kerusuhan di Jakarta Jadi Sorotan Media Asing

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kerusuhan dan kekerasan yang terjadi di ibu kota jadi sorotan media asing. Kericuhan ini akibat hasil Pemilu 2019. Dalam sejumlah laporannya, kantor...

Emak-emak Demo di Monumen Mandala, Kapolda Sulsel Pantau Langsung

SULSELSATU.com, MAKASSAR- Ratusan pendukung calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang didominasi kalangan emak-emak melakukan aksi unjuk rasa memprotes kecurangan pilpres 2019. Pantauan...

Pemkab Selayar Peringati Nuzulul Qur’an Bersama PT. Semen Indonesia

SULSELSATU.com, SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperingati malam Nuzulul Qur'an di Mesjid Agung Al-Umaraini Benteng, Selasa (21/5/2019) malam. Hadir Bupati dan Wakil Bupati Selayar...

Bupati dan Wabup Wajo Safari Ramadan di Belawa

SULSELSATU.com, WAJO - Bupati bersama Wakil Bupati Wajo melaksanakan shalat Isya berjamaah bersama tim safari Ramadhan Pemkab Wajo di Masjid besar Darussalam Belawa pada...

Barcelona Gagal Menang di Laga Pamungkas LaLiga

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Barcelona gagal menutup laga pamungkas Liga Spanyol kala bersua Eibar di Municipal Ipurua, Minggu (19/5/2019). Blaugrana dipaksa main imbang 2-2. Pada awal...

FOTO: Lampu Lalu Lintas Tak Berfungsi, Kendaraan Semrawut

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Lampu lalu lintas tak berfungsi di persimpangan Jalan Andi Pangerang Pettarani dan Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (14/3/2018). Tidak berfungsinya lampu lalu...

Baca Juga

Duduk di Senayan Berat, Menteri hingga Eks Gubernur Bahkan Gagal

SULSELSATU.com, JAKARTA - Sejumlah nama besar mulai dari menteri, eks gubernur hingga artis yang mencalonkan diri di Pileg 2019 gagal menembus Senayan. Menteri Pemuda dan...

Rp500 Miliar APBD Pemprov Sulsel Masih Mengendap

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sebanyak 500 miliar uang negara masih mengendap di kas Pemprov Sulsel. Dana tersebut merupakan anggaran untuk 234 paket proyek untuk tahun...

Pemkab Selayar Gelar Upacara Bendera Peringati Harkitnas ke-111

SULSELSATU.com, SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 dengan menggelar upacara bendera di halaman Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin...

Kapolres Palopo Irup Harkitnas ke-111

SULSELSATU.com, PALOPO - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) Palopo ke 111 Tahun 2019, bertempat di Lapangan Pancasila, Senin 20 Mei 2019 Amanat Inspektur Upacara AKBP...

Terbaru

Pemkab Sinjai Raih WTP untuk Ketiga Kalinya

SULSELSATU.com, SINJAI - Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menghadiri sekaligus menerima laporan hasil pemeriksaan keuangan pemerintah Daerah tahun angguran 2018 Kabupaten/Kota di Wilayah...

Imam Rawatib dan Guru Mengaji di Makassar Terima Insentif Rp1 Juta

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali memberikan insentif kepada imam rawatib, guru mengaji, dan pengurus jenazah muslim.  Penyerahan ini dilakukan oleh Pj Wali...

Innalillah, Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kabar duka datang dari ustaz Arifin Ilham. Pimpinan Majelis Zikir Azzikra itu meninggal dunia, Rabu (22/5/2019). Kabar ini disampaikan langsung oleh anaknya,...

Ancam Bunuh Kapolri, Seorang Pria Ditangkap Polisi

SULSELSATU.com, JAKARTA - Seorang pria bernama Mukhamad Asli Seto Ansyurulloh ditangkap polisi. Ia diduga mengancam akan membunuh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komisaris...
video

VIDEO: Mandi di Tengah Jalan, Dua Pria Ini Dipanggil Polisi

SULSELSATU.com - Dua pria dipanggil Polres Kudus akibat nekat mandi di tengah jalan. Mereka beralasan untuk menghibur pengikutnya di media sosial.. Kini, para pria itu mengaku...