Logo Sulselsatu

Hari Ini Kantong Plastik Mulai Berbayar

Asrul
Asrul

Jumat, 01 Maret 2019 09:22

Ilustrasi. (Int)
Ilustrasi. (Int)

SULSELSATU.com, JAKARTAKantong plastik tidak lagi digratiskan mulai hari ini, Jumat (1/3/2019). Ini setelah Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) bersama anggotanya sepakat untuk menetapkan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG).

Plastik nantinya akan dikenakan biaya minimal Rp 200. Alasannya, Aprindo ingin untuk melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik.

“Bersama seluruh anggota Aprindo kita siap kurangi sampah plastik. Ini program edukasi kepada konsumen untuk mereka ikut serta juga menyelamatkan lingkungan dengan pengurangan sampah plastik,” ungkap Ketum Aprindo Roy Mandey, di Aston Rasuna, Jakarta, Kamis (28/2/2019) seperti dilansir Detik.

Baca Juga : Beda Sikap Pengusaha di Makassar Soal Pengurangan Kantong Plastik

Roy menjelaskan pihaknya akan membuat kantong plastik menjadi salah satu barang dagangan. Dengan begitu menurutnya, akan menghilangkan predikat memakai uang konsumen.

Sponsored by MGID

“Nanti kantong plastik akan masuk di bill di struk, kita juga akan bayar pajaknya, setiap transaksi itu kan ada pajaknya, jadi tidak ada yang dirugikan tidak ada yang sebut ‘memakai uang konsumen’,” ungkap Roy.

Roy juga menjelaskan sebetulnya inisiatif ini telah muncul sejak 2016, waktu itu pihaknya diminta untuk menjadi pelopor menggunakan plastik berbayar yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Baca Juga : Beda Sikap Pengusaha di Makassar Soal Pengurangan Kantong Plastik

Namun, pihaknya menyanyangkan pihak KLHK alih-alih mengeluarkan payung hukum nasional. Justru hingga kini aturan itu belum keluar juga dari KLHK.

“Kita ini langkah konkret sambil tunggu peraturan dari KLHK. Seperti yg dikatakan KLH, mereka sejak 2016 bilang ada aturan pengaturan sampah plastik, tapi hingga kini belum keluar sudah tiga tahun lamanya,” ungkap Roy.

“Tahun 2016 pun kita juga sudah lakukan ini, namun setelah tiga bulan uji coba, polemik justru muncul dan tidak ada penanganan dari pemerintah maka kami hentikan, padahal berhasil dengan sukses,” tambahnya.

Baca Juga : Beda Sikap Pengusaha di Makassar Soal Pengurangan Kantong Plastik

Editor: Hendra Wijaya

 

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

OPD19 Januari 2022 23:01
Bertemu Mendikbudristek, Al Hidayat Minta Kuota Guru PPPK Ditambah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu bertemu dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim di Jakarta, Rabu (19/1/202...
Video19 Januari 2022 22:43
VIDEO: Momen Risma Hendak Bersimpuh ke DPR RI untuk Sampaikan Permohonan Maaf
SULSELSATU.com – Menteri Sosial, Tri Rismaharini menyampaikan permohonan maaf ke Komisi VIII DPR RI. Permohonan maaf itu dilakukan atas sikap ja...
Nasional19 Januari 2022 22:18
Jawab Tren Kebutuhan Masyarakat, Tahun 2022 Gojek Fokus pada Dua Hal Pengembangan
SULSELSATU.com, JAKARTA – Mewujudkan komitme terus menjadi andalan mobilitas masyarakat di tengah pandemi, Gojek melakukam berbagai inovasinya d...
Sponsored by MGID
Video19 Januari 2022 21:51
VIDEO: Detik-detik Sang Anak Pergoki Oknum Polisi Selingkuh sama Wanita Lain
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan detik-detik oknum polisi dipergoki oleh anak kandungnya saat tengah berduaan dengan seorang wanita ...