Logo Sulselsatu

Gudang Berkedok Toko Marak, Ketua RT dan RW Diminta Kerja Sama

Asrul
Asrul

Sabtu, 02 Maret 2019 15:17

Gudang dalam kota. (Int)
Gudang dalam kota. (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, Firman Pagarra mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar untuk mengatasi permasalahan terkait aktivitas gudang di dalam kota yang sudah tidak diperbolehkan lagi.

Pemerintah Kota Makassar pun juga telah menyediakan kawasan khusus untuk aktivitas pergudangan di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya.

Baca Juga : Disdag Sebut Pusat Perbelanjaan Bisa Buka, Asal Terapkan Protokol Kesehatan

Karena itu, baik DPMPTSP maupun Disdag terus menindaklanjuti jika masih ada pengusaha gudang yang membandel, termasuk bagi yang menyalahi izin.

Sponsored by MGID

“Mereka mungkin beralasan bahwa ini cuma kantor administrasi. Makanya kami beri label di izinya kalau ini kantor administrasi. Dan apabila di kemudian hari nanti akan melakukan praktik-praktik pergudangan maka kami akan menindak gudang yang berada di bukan kawasan yang tidak semestinya,” kata Firman, Sabtu, (2/3/2019).

Dia juga meminta kerja sama dari Ketua RT dan RW untuk turut mengawasi aktivitas pertokoan di dalam kota. Pasalnya, baik Ketua RT maupun Ketua RW merupakan pihak-pihak yang paling dekat dengan masyarakat.

Baca Juga : Jelang Natal dan Tahun Baru, Disdag Makassar Pantau Harga Bahan Pokok

“Kami juga mengharap kontrol sosial dari Ketua RT/RW sebagai pihak yang paling dekat untuk terus melakukan kontrol di wilayahnya,” ujar Firman.

Sementara itu, Kepala Disdag Kota Makassar, Nielma Palamba, menyebutkan bahwa masih ada 2 pengusaha gudang yang membandel sementara yang lainnya telah bersikap koperatif dengan bersedia pindah ke kawasan pergudangan yang ditentukan.

“Karena yang dua ini memang izinnya beda. Izinnya toko tapi dijadikan gudang. Tapi kita persuasif, sepanjang mau koperatif silakan. Yang jelas, kalau izinnya tidak sesuai maka harus kembali ke izin semula,” tegasnya.

Baca Juga : Disdag Makassar Ingin Kembalikan Kejayaan Tenun Lontara

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Awang Darmawan

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Aneka20 Oktober 2021 14:46
Pentingnya Penguasaan Teknologi Bagi Pemuda Dimasa Pandemi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tantangan bagi anak-anak muda di Indonesia makin kompleks diera pandemi Covid-19 sekarang ini. Selain diharap kontrib...
Berita Utama20 Oktober 2021 14:26
Hadiri Pelantikan Pengurus GP Ansor Jeneponto, Ini Harapan Sekda
SULSELSATU.com, Jeneponto – Sekretaris Daerah Jeneponto, Syafruddin Nurdin hadir langsung dalam Pelantikan Pimpinan cabang Gerakan Pemuda Ansor ...
Ekonomi20 Oktober 2021 13:50
PLN Kembali Tambah Pasokan Listrik ke PT HNI di Bantaeng 90 MVA
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) kembali menyalurkan tambahan daya listrik sebesar 90 Mega Volt Ampere (MVA) ke PT Huadi Nickel-Alloy Ind...
Sponsored by MGID
Makassar20 Oktober 2021 13:36
4 Tahun Komunitas Perempuan, Ini Harapan Ketua TP PKK Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail secara resmi membuka kegiatan seminar yang digelar oleh Komunitas Per...