Logo Sulselsatu

Bebaskan Terduga Pelaku Curnak, Mako Polres Jeneponto Dikepung Massa

Asrul
Asrul

Senin, 04 Maret 2019 14:00

Unjuk rasa di Markas Komando (Mako) Polres Jeneponto, Jl. Sultan Hasanuddin, (Sulselsatu/Dedi)
Unjuk rasa di Markas Komando (Mako) Polres Jeneponto, Jl. Sultan Hasanuddin, (Sulselsatu/Dedi)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Sekitar 30 orang massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Komando (Mako) Polres Jeneponto, Jl. Sultan Hasanuddin, Senin (4/3/2019). Mereka protes karena terduga pelaku pencurian ternak dilepas oleh Polsek Tamalatea.

“Baru-baru ini dua orang pelaku yang mengaku telah melakukan pencurian kambing di wilayah hukum kepolisian Polsek Tamalatea dan bahkan keduanya pun mengaku mencuri dihadapan polisi. Anehmya, setelah dilakukan penahanan selama 3 hari di Polres Jeneponto kedua pelaku tersebut diserahkan ke Polsek Tamalatea akan tetapi pihak oknum kepolisian Polsek Tamalatea melepaskan pelaku dengan berdalih tidak cukup bukti,” kata Orator Aksi, Nasir Tinggi.

Nasir mengatakan pengembangan pihak kepolisian berhasil mengungkap adanya transaksi yang diduga dilakukan pelaku penadah termasuk yang pembeli. Namun, Nasir mengklaim polisi tidak maksimal dalam penerapan hukum.

Baca Juga : Pelaku Dilepas, Polres Jeneponto Ambil Alih Kasus dari Polsek Tamalatea

“Pelaku atas nama Riska dan Yusuf kini bebas berkeliaran dan entah siapa lagi yang menjadi korban berikutnya, sementara diketahui bahwa salah satu dari pelaku tersebut adalah DPO Polres Jeneponto atau residivis dugaan pencurian,”katanya.

Sponsored by MGID

Pengunjuk rasa yang berasal dari Lembaga Pengaduan Masyarakat Turatea (LMPT), Serikat Reformasi Pers Nasional (Sepernas) dan Forum Massa se Kabupaten Jeneponto ini mendesak Polda Sulsel dan Polres Jeneponto untuk segera mencopot oknum polisi di Polsek Tamalatea yang diduga melepas pelaku pencurian kambing.

“Mendesak Polda Sulsel untuk mencopot Kapolsek Tamalatea AKP Salman Salam dan Kanit Reskrim Aipda Syafruddin Karena diduga Kuat melakukan konspirasi dalam penerapan hukum yang berada di wilayahnya. Serta Mendesak Polres Jeneponto untuk mengambil alih kasus pencurian ternak di wilayah hukum Polsek Tamalatea,”Jelas Nasir Tinggi.

Baca Juga : Pelaku Dilepas, Polres Jeneponto Ambil Alih Kasus dari Polsek Tamalatea

Mereka juga mengatakan pencurian ternak di wilayah Kepolisian Polres Jeneponto sudah cukup meresahkan warga.

Penulis : Dedi
Editor: Azis Kuba

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar19 September 2021 16:45
PNLH XIII WALHI, Plt Gubernur Sulsel Dorong Pendekatan Green Economy
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menilai, pendekatan green economy dapat mendorong laju perekonomian. Men...
Sulsel19 September 2021 15:53
Di Malino Bakal Dibangun Wisata Baru Bernuansa Eropa
SULSELSATU.com, GOWA – Objek wisata bernuansa Eropa akan hadir di Kabupaten Gowa, Sulsel. Wisata bernama Kampung Eropa tepatnya akan dibangun di...
Video19 September 2021 15:26
VIDEO: Arena Muscab PPP Makassar Memanas, Rachmat Taqwa Mengamuk
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Arena Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kota Makassar di Hotel Sheraton memanas, Minggu (19/9/2021). Salah satu calo...
Sponsored by MGID
OPD19 September 2021 14:36
Warga Pertanyakan Nasib Stadion, Debbie Tegaskan Pembangunan Tetap Dilanjutkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lapangan Sepak Bola adalah salah satu sarana bagi anak dan pemuda untuk mengembangkan bakatnya dalam dunia sepak bola...