Logo Sulselsatu

Pemred Tabloid Obor Rakyat Dipenjara Lagi, Ini Masalahnya

Asrul
Asrul

Kamis, 07 Maret 2019 22:57

Pemred Tabloid Obor Rakyat Dipenjara Lagi, Ini Masalahnya

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pemred Tabloid Obor Rakyat, Setyardi Budiono, kembali dijebloskan ke penjara. Padahal, terpidana kasus penghinaan terhadap kepala negara, ternyata tak lama menghirup udara bebas.

Setelah permohonan cuti bersyaratnya dikabulkan pada Januari 2019, sebulan kemudian atau awal Maret ini, ia kembali harus meringkuk ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta.

Pasalnya, izin cuti bersyarat Setyardi mendadak dibatalkan. Alhasil, Kamis (7/3/2019), atau sehari menjelang penerbitan kembali Tabloid Obor

Baca Juga : VIDEO : Zul Zivilia Divonis 18 Tahun Penjara

Padahal, semestinya, cuti bersyarat Setyardi habis pada tanggal 8 Mei 2019. Hal tersebut terungkap dari tulisan yang diunggah Setiyardi ke akun Facebook miliknya, Kamis pagi.

Sponsored by MGID

“Assalamualaikum Wr Wb. Saya tak bisa hadir di acara Obor Rakyat Reborn!, hari ini saya kembali masuk LP Cipinang. Pemerintah membatalkan cuti bersyarat saya,” tulisnya seperti dilansir Suara.

Ia juga mengungkapkan, dalam surat itu alasan pembatalan cuti bersyarat adalah dirinya dianggap meresahkan.

Baca Juga : VIDEO : Zul Zivilia Divonis 18 Tahun Penjara

Namun, Setiyardi memastikan, acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat pada hari Jumat (8/3) besok tetap dilakukan.

“Tetap bisa berjalan. Saya berharap Obor ini terus menyala. Insya Allah Redaksi akan terus bekerja, menerangi akal sehat kita semua. Baru saja saya sungkem dengan Mamak, pamit dan mohon doanya. Ini status dibuat saat OTW masuk Penjara Cipinang lagi.”

Sebelumnya, Setyardi Budiono dan Redaktur Pelaksana Obor Rakyat Darmawan Sepriyosa mendapat cuti bersyarat dari masa hukuman di Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

Baca Juga : VIDEO : Zul Zivilia Divonis 18 Tahun Penjara

Keduanya dikeluarkan dari penjara sejak Kamis, 3 Januari 2019. Selama cuti, keduanya hanya diharuskan melakukan wajib lapor di Balai Pemasyarakatan (Bapas), Jakarta Timur.

Kedua petinggi Obor Rakyat tersebut terbukti bersalah lantaran melakukan fitnah kepada Presiden Jokowi dan dihukum 8 bulan penjara.

Pemberian cuti bersyarat itu berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat.

Baca Juga : VIDEO : Zul Zivilia Divonis 18 Tahun Penjara

Untuk diketahui, Tabloid Obor Rakyat terbit pertama kali pada Mei 2014. Edisi pertama yang dikeluarkan itu berjudul ‘Capres Boneka’.

Dalam setiap kontennya, Obor Rakyat menyebut Jokowi sebagai keturunan Tionghoa serta kaki tangan asing.

Tabloid Obor Rakyat sendiri telah disebarkan ke sejumlah wilayah di Indonesia pada masa kampanye Jokowi-Jusuf Kalla hingga masuk ke pesantren-pesantren tahun 2014 lalu.

Baca Juga : VIDEO : Zul Zivilia Divonis 18 Tahun Penjara

Mendapat serangan kampanye hitam, tim Jokowi – Jusuf saat itu kemudian melaporkan kepada pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan langsung dilimpahkan ka Bareskrim Mabes Polri.

Akhirnya, dua petinggi Obor Rakyat yaitu Setyardi Budiono dan Darmawan Sepriyosa divonis bersalah 8 bulan penjara.

Editor: Hendra Wijaya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan23 September 2021 22:15
Perumda Air Minum Makassar Laksanakan Instruksi BPK
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Berdasarkan Instruksi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) terkait air baku yang akan diolah sebagai air bersih harus teruk...
Video23 September 2021 22:05
VIDEO: Satpol PP di Bekasi Minta Konsumen Masuk Minimarket Pakai PeduliLindungi, Ahli: Berlebihan
SULSELSATU.com – Sosialisasi petugas Satpol PP untuk pemasangan barcode PeduliLindungi di minimarket di Bekasi dianggap berlebihan. Dalam video ...
Ekonomi23 September 2021 21:17
Yuk Merapat! PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) membuka peluang kerja sama bagi para pelaku usaha untuk ikut membangun 101 stasiun pengisian kendara...
Sponsored by MGID
Adventorial23 September 2021 21:00
Pemkot-DPRD Masih Kaji Aturan PTM di Parepare
SULSELSATU.com, Parepare — Meski Pemerintah Kota Parepare belum memperbolehkan kegiatan sekolah luar jaringan (luring) atau Pembelajaran Tatap M...