Tindaklanjuti Usulan Musrenbang Anak, Sekkot Parepare Kunjungi LPKA

18
Sekkot Parepare Iwan Asaad saat berkunjung ke LPKA. (Ist)

SULSELSATU.com, PAREPARE – Sekretaris Kota (Sekkot) Parepare, Iwan Asaad mengunjungi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Parepare, Jumat (8/3/2019).

Iwan mengatakan, kunjungan ini untuk menindaklanjuti dan menjemput aspirasi Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Anak tingkat kota yang digelar beberapa waktu lalu.

“Kerja sama dengan LPKA itu sudah kita jalin sejak lama. Termasuk melibatkan Andikpas dalam Musrenbang. Sehingga saat ini, saya datang untuk berdiskusi terkait apa saja hak anak yang perlu ditingkatkan. Termasuk aspirasi Andikpas terkait pendidikan Paket B dan C,” ujar Iwan.

Apirasi dari Andikpas kata dia, akan menjadi prioritas bagi Pemkot Parepare.

“Itu akan jadi prioritas kami. Saya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membuat program pendidikan untuk mereka. Meskipun mereka menjalani masa hukuman, hak mereka dalam mendapatkan pendidikan juga harus diperhatikan,” lanjutnya.

Tidak hanya dalam bidang pendidikan, pemkot juga akan siap memfasilitasi Andikpas dalam bidang kesehatan dan pendidikan keagamaan.

“Saya sudah beritahu Kalapas, jika ada yang diperlukan mohon dikoordinasikan. Baik dalam bidang kesehatan, penddidikan dan keagaaman. Kebetulan saya Plt Kadis Kesehatan, saya juga bisa berkoordinasi dengan Kementrian Agama,” katanya.

Kepala LPKA Kelas II Parepare, Jayadikusumah mengatakan sedikitnya ada sekitar 10 orang Andikpas dari 27 Andikpas yang dibina di LPKA berasal dari Parepare, selebihnya berasal dari luar kota.

“Anak-anak inikan tidak putus sekolah sebenarnya, hanya karena mereka melakukan kesalahan sehingga mereka berada di sini. Nah untuk Andikpas dari Parepare ini kami sudah diskusikan, selanjutnya tergantung Pemkot Parepare,” ujarnya.

Jayadi juga sangat mendukung keinginan Andikpas yang masih semangat untuk mendapatkan pendidikan meskipun saat ini berada sedang menjalani masa tahanan.

“Mereka berhak mendapatkan pendidikan, dan kita harus mendukung itu. Senin depan ada salah satu Andikpas yang berasal dari Pinrang akan menjalani ujian, kami akan antar sebagai bentuk dukungan kami terhadap pendidikan mereka,” lanjut Jayadi.

Penulis: Andi Fardi
Edior: Hendra Wijaya

 

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga