Logo Sulselsatu

Panglima TNI Ingin Hadapi Separatis Tanpa Pertempuran

Asrul
Asrul

Sabtu, 09 Maret 2019 09:59

Panglima TNI Ingin Hadapi Separatis Tanpa Pertempuran

SULSELSATU.com, JAKARTA – Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, pihaknya tak akan selalu melakukan operasi pertempuran dalam menghadapi gerakan separatis di Papua. Menurut dia, melawan separatis tidak harus selalu dilakukan dengan cara melalui operasi pertempuran, namun bisa dilakukan dengan cara operasi non-tempur.

“Dalam operasi di Papua, kita melaksanakan dua operasi, yakni operasi kinetik (operasi tempur) dan operasi non-kinetik (operasi non-tempur),” kata Marsekal Hadi, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Sabtu (9/3/2019).

Operasi non-tempur, kata dia, bisa dilakukan dengan merebut hati rakyat Papua agar tidak melakukan hal-hal yang dapat mengancam kedaulatan negara. Misalnya, ketika TNI datang ke suatu wilayah di Papua, masyarakat merasa nyaman dan tenang dengan keberadaan prajurit TNI.

Baca Juga : VIDEO: Nakes Wisma Atlet Izin ke Panglima TNI Ingin Jadi Tentara AL

“Rasa aman dan nyaman ini akan menjadi virus kepada mereka semua yang memiliki niat untuk memberontak,” katanya lagi.

Sponsored by MGID

Menurut Panglima, operasi non-tempur ini bisa dilakukan dengan kegiatan bakti sosial, kegiatan kesehatan, penyuluhan pertanian dan lainnya. Namun demikian, TNI tetap menyiapkan operasi kinetik (operasi tempur), bila diperlukan.

Ia mengaku hingga saat ini masih terjadi gangguan-gangguan kecil dalam upaya pembangunan infrastruktur di Papua, sehingga TNI memiliki kewajiban untuk membantu mengamankan pembangunan Trans Papua.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Fasilitas Isolasi Terintegrasi di Asrama Haji Sudiang

Upaya yang dilakukan oleh TNI itu tidak terlepas dari kebijakan dan keputusan negara, dengan TNI juga memiliki tugas pokok Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sesuai dalam UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Infrastruktur yang dibangun di wilayah Papua membutuhkan pengerjaan khusus, sehingga Presiden Jokowi meminta TNI untuk membantu proses pembangunan di sana.

“TNI memiliki kemampuan untuk mengamankan dan memiliki kemampuan untuk membangun infrastruktur, karena TNI memiliki batalion zeni konstruksi dan zeni tempur,” ujarnya pula.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Lepas Gerakan Bakti Sosial

TNI kehilangan tiga orang prajuritnya saat melaksanakan pengamanan dalam rangka proses pergeseran pasukan TNI yang akan melaksanakan pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena-Mumugu pada Kamis pagi (7/3), setelah diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Hal ini sebagai bukti masih ada gangguan di Papua, tapi gangguannya relatif kecil,” katanya lagi.

Hingga saat ini, lanjut Marsekal Hadi, TNI bersama aparat kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap KKB tersebut.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Lepas Gerakan Bakti Sosial

Kendala yang dihadapi selama ini, kata dia, di Papua medannya sangat berat, banyak hutan lebat dan jurang, sehingga sangat baik bagi perlindungan kelompok bersenjata.

“Namun, kami optimistis TNI dapat menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” kata Panglima TNI menegaskan.

Editor: Awang Darmawan

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Aneka20 Oktober 2021 14:46
Pentingnya Penguasaan Teknologi Bagi Pemuda Dimasa Pandemi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tantangan bagi anak-anak muda di Indonesia makin kompleks diera pandemi Covid-19 sekarang ini. Selain diharap kontrib...
Berita Utama20 Oktober 2021 14:26
Hadiri Pelantikan Pengurus GP Ansor Jeneponto, Ini Harapan Sekda
SULSELSATU.com, Jeneponto – Sekretaris Daerah Jeneponto, Syafruddin Nurdin hadir langsung dalam Pelantikan Pimpinan cabang Gerakan Pemuda Ansor ...
Ekonomi20 Oktober 2021 13:50
PLN Kembali Tambah Pasokan Listrik ke PT HNI di Bantaeng 90 MVA
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) kembali menyalurkan tambahan daya listrik sebesar 90 Mega Volt Ampere (MVA) ke PT Huadi Nickel-Alloy Ind...
Sponsored by MGID
Makassar20 Oktober 2021 13:36
4 Tahun Komunitas Perempuan, Ini Harapan Ketua TP PKK Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail secara resmi membuka kegiatan seminar yang digelar oleh Komunitas Per...