Bebas, Siti Aisyah Bakal Bertemu Jokowi Besok

48
Sitti Aisyah. (Mohd Rasfan/AFP)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan bakal menemui mantan terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong-nam, Siti Aisyah, Selasa (12/3/2019) besok. Hal itu dilakukan setelah Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia memvonis bebas Siti karena jaksa penuntut umum membatalkan seluruh dakwaan.

“Ya besok kami bertemu,” ucap Jokowi, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Senin (11/3/2019).

Jokowi menyatakan lega dengan kabar pembebasan Siti Aisyah hingga berhasil dipulangkan ke Tanah Air pada hari ini. Sebab hal itu harus melalui proses panjang yang melibatkan banyak pihak.

Mulai dari kedutaan besar, Kementerian Luar Negeri, hingga Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang menjadi perwakilan dari pemerintah Indonesia.

“Ini dilakukan dengan pendekatan dan proses panjang, karena kami melihat ini jauh dari itu. Ini bukan merupakan masuk jaringan, tapi itu dia dimanfaatkan,” ujar Jokowi.

“Tentu ini kepedulian kami terhadap warga negara yang ada di luar negeri sekalipun,” lanjut Jokowi.

Dalam jumpa pers setelah tiba di Bandara Halim Perdana Kusumah, Siti menyatakan selama ditahan di Malaysia diperlakukan dengan baik. Tidak ada tindakan kurang mengenakkan yang ditujukan kepadanya.

“Enggak ada. Pihak Malaysia melayani saya dengan baik. Enggak ada tindakan apa-apa,” ungkapnya.

Siti mengaku saat ini merasa bahagia bisa kembali ke Indonesia. Dia mengatakan perasaan yang saat ini ada tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Siti lantas mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena pemerintah telah berjuang keras agar dirinya bisa bebas dari tuduhan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para menteri.

“Terima kasih buat Presiden kita Bapak Jokowi. Terima kasih buat Bapak Menteri-Menteri yang berusaha menolong saya sampai sekarang ini berada di Indonesia dan dukungan media juga terima kasih,” tutur Siti yang kemudian tersenyum dan nampak semringah.

Siti sempat didakwa terlibat pembunuhan warga negara Korea Utara, Kim Jong-nam, pada 13 Februari 2017 lalu. Kim Jong-nam merupakan kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korut, Kim Jong-un, yang selama ini mengasingkan diri di Macau, China.

Siti bersama terdakwa lain asal Vietnam, Doan Thi Huong, telah mengikuti persidangan sejak April 2017 lalu karena dituduh mengusapkan racun syaraf VX ke wajah Kim Jong-nam, yang tak lama tewas di terminal 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Februari 2017.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga