Bos SKK Migas dan KKKS Energy Menghadap Bupati Wajo, Ini yang Dibahas

49

SULSELSATU.com, WAJO – Bupati Wajo Amran Mahmud menerima kunjungan SKK Migas Perwakilan Kalimantan & Sulawesi bersama K3 Energy Equity Epic(Sengkang) Pty.lLd di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Senin (11/3/2019).

“Maksud kunjungan ini dalam rangka memberikan up date informasi tahun 2018 dan rencana tahun 2019,” ujar Manager Senior Kehumasan SKK Migas Sebastian Julius.

Sebastian mengatakan, dukungan industri hulu migas bagi pembangunan daerah meliputi dana bagi hasil migas untuk daerah, pajak daerah dan retribusi daerah, bisnis penyedia barang dan jasa lokal, tenaga kerja lokal, tanggungjawab sosial, program pengembangan masyarakat, penggunaan fasilitas penunjang ops oleh masyarakat, pasokan gas untuk pembangkit tenaga listrik, pasokan gas untuk bahan industri, pasokan gas jaringan untuk rumah tangga.

Perlu diketahui SKK berdiri tahun 1995 berproduksi tahun 1996, kontrak pertama di tahun 1995-2022 selanjutnya dilakukan perpanjangan 2022-2042.

“Untuk penambahan pasokan gas rumah tangga, ditetapkan kepmen selanjutnya diajukan melalui direktorat infrastruktur,” ujarnya.

Tanggung jawab sosial, dalam bentuk CSR yang saat ini sudah jalan di bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang lingkungan, bidang infrastruktur, dan bantuan bencana alam

Pembeli gas Energy equity Sengkang lapangan gas kampung baru di antaranya PLN, Pertamina (city gas) 3.869 KK.

Penggunaan tenaga kerja di luar Sulsel kurang lebih 14 persen, lokal Wajo 46 persen yang bekerja di PT.Energy Equity .

Bupati Wajo Amran Mahmud mengucapkan terima kasih atas kunjungannya dalam rangka silahturahmi dan penyampaian terkait update informasi 2018 dan penyampaian rencana 2019.

“Bagaimana Wajo ini menjadi maju dan sejahtera, dari segala aspek, kami pemerintah Wajo ingin membangun sinergitas ke depan sehingga Wajo bisa mendapatkan konstribusi listrik di seluruh pelosok,” ujar Amran.

Begitu juga warga miskin yang belum menikmati listrik, bukan saja kota yang menikmati penerangan listrik tapi menikmati masyarakat secara keseluruhan. Untuk CSR ini semakin luas dan bisa dirasakan oleh saudara saudara kita yang tidak mampu.

“Kita akan melaksanakan penandatanganan MoU infrastruktur 2.000 jaringan gas di Jakarta. jika berjalan baik maka akan ditambah 10.000 jaringan gas,” katanya.

Pertemuan ini dihadiri Wakil Bupati Wajo Amran SE, Forkompinda, Presiden Direktur EEES Andi Riyanto, Field Operasional mgr Hadayullah Hamid, HSE mgr Herry Ridwan Jaya, Humas Advisor Andi Sederhana, CSR supervisor Andi Gustina, CSR Specialist Baso Firman, Rombongan SKK migas, OPD terkait serta camat se-Kabupaten Wajo.

Editor: Hendra Wijaya

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga