LBH Temukan Kejanggalan Kematian Desi Ananda Sari

115

SULSELSATU.com,JENEPONTO – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Butta Toa Kabupaten Bantaeng menemukan kejanggalan atas meninggalnya Desi Ananda Sari (25), warga Bantaeng.

Desi Ananda Sari meninggal dunia di rumah temannya bernama Faisal, di Kelurahan Togo-togo, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, pada Minggu 24 Maret 2019 lalu, yang katanya gantung diri.

Namun ayah Desi Ananda Sari, Yoeliel Amri menganggap kematian anaknya ini tidak wajar sehingga anaknya minta diotopsi. Kasus ini pun telah didampingi tim LBH Butta Toa Bantaeng.

“Kami menganggap kematian Desi ada kejanggalan karena ada beberapa luka lebam di sekitar tubuh almarhumah ,”ujar Ketua LBH Butta Toa Suardi didepan para awak media di Cafe 88 Jeneponto, Senin sore (11/3/2019).

Suardi didampingi ayah Desi, Yoeliel Amri menceritakan, bahwa saat almarhumah ditemukan meninggal dia menggunakan baju lengan panjang dan saat ditemukan meninggal dalam kondisi telanjang dada.

“Kejanggalan yang kami temukan, dibajunya ada kita temukan robek. Inilah menurut kami adanya kejanggalan sehingga pihak keluarga meminta otopsi dan kasus ini telah ditangani oleh polres Jeneponto,”ujar Suardi.

Suardi pun mengaku telah melaporkan kasus ini ke Komnas HAM Perempuan karena kasus ini Komnas HAM perlukan perlu hadir untuk mengawal kasus ini. “kami yakin juga Polres Jeneponto profesional bekerja,” katanya.

Penulis : Dedi
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

VIDEO: Bawaslu Jeneponto Lantik 1.101 Pengawas TPS

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Bawaslu Jeneponto melantik 1.101 Pengawas Tempat...

7 Kuliner Khas yang Wajib Anda Cicipi di Singapura

SULSELSATU.com - Makanan khas Asia memiliki cita rasa yang...

Andi Sose Tutup Usia, Appi: Sulsel Kehilangan Putra Terbaik

SULSELSATU.com, MAKASSAR - CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin turut...

Baca Juga