Seorang Ustaz di Jatim Diperiksa Polisi, Diduga Lakukan Kampanye Hitam

- Advertisement -

SULSELSATU.com, JAKARTA – Polisi mengamankan seoranh ustaz karena diduga telah melakukan kampanye hitam. Dugaan kampanye hitam itu dilakukan Ustaz Supriyanto (65), dan terekam dalam sebuah video yang beredar.

Dalam video itu, Supriyanto tengah berada di sebuah Masjid menyebut pemerintah bakal melegalkan zina.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Supriyanto telah menjalani pemeriksaan di kepolisian setempat. Hasilnya, yang bersangkutan pun mengakui bahwa sosok dalam video yang viral tersebut adalah dirinya. 

“Yang bersangkutan (Supriyanto) mengakui dan membenarkan terkait apa yang ada di dalam rekaman video tersebut,” kata Barung, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (13/3/2019).

- Advertisement -

Barung mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, ceramah bermuatan kampanye hitam itu, disampaikan Supriyanto di depan 15 orang inu-ibh yang berada di Masjid Al Ihsan, Kalibaru Kulon, Banyuwangi, Sabtu (9/3/2019) lalu. 

Supriyanto, kata Barung, mengaku bahwa ceramahnya itu adalah permintaan seorang pria bernama Imam Suherlan, yang dalam video tersebut tepat berdiri di sebelah Supriyanto. 

Pengakuan Supriyanto, ceramah itu hanyalah sebuah motivasi, yang diambilnya dari referensi anggota DPR RI fraksi PKS, dan rekaman video ceramah seorang pengurus Majelis Ulama Indonesia.

“Dalam rekaman Video tersebut yang bersangkutan mengakui memberikan motivasi kepada Kelompok emak-emak tersebut karena permintaan dari saudara Imam Suherlan (pria disamping Supriyanto),” kata Barung. 

Supriyanto, kata Barung, mengaku tak tahu bahwa ceramahnya tersebut direkam oleh seseorang dan menjadi viral. Ia tak mengetahui tindakannya itu bisa melanggar Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang ITE. 

“Yang bersangkutan tidak mengetahui akan dampak dari apa yang telah disampaikanya di dalam video tersebut dan tidak mengetahui kalau ada orang yang merekam kejadian itu,” kata Barung.

Kini, Supriyanto dan Imam Suherlan telah dipulangkan Selasa (12/3) malam, usai menjalani diamankan dan diperiksa di Kepolisian Kalibaru, selama 24 Jam. 

Barung mengatakan, saat ini status Supriyanto dan Imam Suherlan masih sebagai saksi. Kendati demikian keduanya kini memiliki keharusan wajib lapor. Hal itu lantaran kepolisan masih akan terus mendalami kasus tersebut. 

“Yang bersangkutan masih saksi, dan kita minta wajib lapor, karena kita lihat bahwa ini kita terus tangani bahwa yang beliau lakukan adalah menyebar hoaks. Tidak benar bahwa pemerintah melegalkan perzinahan,” katanga.

Polisi juga tengah memeriksa sejumlah saksi demi mendalami dugaan kampanye hitam yang dilakukan di Masjid Al Ihsan, Kalibaru Kulon, Banyuwangi tersebut. 

Ceramah yang terekam dalam video berdurasi 51 detik dan viral di media sosial itu menampilkan ceramah Supriyanto kepada ibu-ibu yang tengah berada di sebhah masjid. Ia meminta agar para pendengar ceramah, berhati-hati lantaran pemerintah kata dia akan segera melegalkan perzinaan.

“Melegalkan perzinaan, kalau sampai itu lolos, hancur. Sedang digodok ini, kalau pemerintah sampai mengesahkan undang -undang perzinaan, maka hancur Indonesia yang berdasarkan Pancasila, sila Ketuhanan yang Maha Esa,” ujarnya.

Tak sampai di situ, dia juga mengajak ibu-ibu di hadapannya untuk memohon kepada Allah agar paslon nomor 02 menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia selanjutnya. 

“Mari ajak saudara kita, keluarga, baik yang mau tidak mau kita motivasi aja. Kalau tidak mau tidak usah dipaksa. Moga-moga paslon nomor 02 mendapatkan ridho dari Allah,” katanya.

Editor: Awang Darmawan

- Advertisement -

Populer

Pemkot Makassar Jajaki Kerjasama dengan GoPay

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana memanfaatkan fitur pembayaran non tunai GoPay milik PT Gojek Indonesia untuk memudahkan kebutuhan pajak masyarakat. Pj Wali...

Berkunjung di Seko, IDP Sampaikan Kabar Gembira

SULSELSATU.com, LUWU UTARA  - Sama seperti di Kecamatan Tanalili, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani kembali menyampaikan kabar gembira buat masyarakat Kecamatan Seko.   Kabar gembira...

Duduk di Senayan Berat, Menteri hingga Eks Gubernur Bahkan Gagal

SULSELSATU.com, JAKARTA - Sejumlah nama besar mulai dari menteri, eks gubernur hingga artis yang mencalonkan diri di Pileg 2019 gagal menembus Senayan. Menteri Pemuda dan...

Mudik Lebaran, PT DLU Siapkan Program ‘Musik Ramadan’

SULSELSATU.com, PAREPARE - Mengantisipasi lonjakan arus mudik lebaran 1440 Hijriah, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Makassar menyiapkan program khusus yaitu 'Musik Ramadan' (Mudik...

Aksi Sosial KSK, Bagi Paket Lebaran untuk Keluarga Kurang Mampu

SULSELSATU.com, SELAYAR - Komunitas Sahabat Kita, (KSK) yang digawangi oleh Sekertaris Kabupaten Kepulauan Selayar, Marjani Sultan melakukan aksi sosial, dengan berbagi paket lebaran kepada...

Ancam Bunuh Kapolri, Seorang Pria Ditangkap Polisi

SULSELSATU.com, JAKARTA - Seorang pria bernama Mukhamad Asli Seto Ansyurulloh ditangkap polisi. Ia diduga mengancam akan membunuh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komisaris...

Wabup Selayar Akhiri Safari Ramadan di Kecamatan Takabonerate

SULSELSATU.com, SELAYAR - Safari Ramadan Wakil Bupati Selayar Zainuddin selama sepekandi lima kecamatan berakhir di Takabonerate, Minggu Ahad (19/5/2019). Zainuddin sebelumnya melakukan Safari Ramadan di...

Imam Rawatib dan Guru Mengaji di Makassar Terima Insentif Rp1 Juta

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali memberikan insentif kepada imam rawatib, guru mengaji, dan pengurus jenazah muslim.  Penyerahan ini dilakukan oleh Pj Wali...

GALERI FOTO: Mantan Manajer Keuangan Abu Tours Jalani Sidang di PN Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Mantan Manajer Keuangan Abu Tours and Travel, Muhammad Kasim Sunusi dan Komisaris Utama Abu Tours and Travel, Nursyariah Mansyur mengikuti sidang...

Baca Juga

Sekelumit Fakta VPN Gratisan Bagi Peseluncur Media Sosial yang Dibatasi Pemerintah

SULSELSATU.com, JAKARTA - Aplikasi Virtual Private Network (VPN) saat ini menjadi opsi yang cukup diandalkan untuk peseluncur media sosial. Aplikasi ini dapat menembus pembatasan...

Waspada Monkeypox, Dinkes Siapkan Termoscanner Antisipasi Virus

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Virus cacar monyet atau monkeypox kian marak diperbincangkan di dunia kesehatan. Pasalnya masyarakat dihebohkan dengan mudahnya virus tersebut berpindah antar manusia. Penyakit...

Ferdinand Partai Demokrat Tinggalkan Prabowo-Sandi

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menegaskan tak lagi mendukung Prabowo-Sandi. Apa penyebabnya? Melansir Detik, Minggu (20/5/2019), sikap tak lagi...

Dinkes Sulsel Jamin Kesiapan Pelayanan Kesehatan Saat Mudik Lebaran

SULSELSATU.com, MAKASSAR-- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (Dinkes Sulsel) Bachtiar Baso menjamin kelancaran pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama masa mudik...

Terbaru

Perolehan Kursi dan Suara Tertinggi, NasDem Disebut Pemenang Pileg 2019

SULSELSATU.com, JAKARTA - Meski bukan peraih suara terbanyak, sesungguhnya Partai NasDem merupakan pemenang Pemilu Legislatif 17 April 2019. Alasannya, Partai NasDem mencatat kenaikan perolehan...

Kado Program Kerja 100 Hari Duo Amran, Wajo Raih WTP

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Bupati Wajo Amran Mahmud berhasil membawa Kabupaten Wajo meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun...

Kominfo Minta Masyarakat Uninstall VPN

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau masyarakat untuk menghapus aplikasi virtual private network (VPN). Imbauan ini disampaikan pemerintah usai pembatasan akses ke...

Muchlis Hadiri Empo Sipitangarri Hipma Gowa

SULSELSATU.com, GOWA - Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa Muchlis hadir membuka Empo Sipitangarri Himpunan Pelajar Mahasiswa (Hipma) Gowa di Gedung Darmawanita Gowa, Sabtu (25/5/2019). Mengangkat tema...
video

VIDEO: Jokowi Kunjungi Korban Gempa Lombok

SULSELSATU.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi, Senin (30/7/2018) pagi, mengunjungi Kabupaten Lombok Timur, tepatnya lokasi yang terkena dampak gempa. Video Editor:...