Pesta Gol, Pelatih PSM Makassar Masih Belum Puas

48

SULSELSATU.com – PSM Makassar berpesta gol ke gawang Lao Toyota FC pada babak penyisihan Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (13/3/2019). Pasukan Ramang mampu menang dengan skor telak 7-3.

Akan tetapi, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic masih belum puas dengan jumlah gol yang dicetak anak asuhnya.

Juku Eja memang membuat wakil dari Laos tak berkutik, terutama pada babak kedua. Unggul 2-1 di babak pertama, PSM menggelontorkan lima gol lagi ke gawang Lao FC di babak kedua.

“Kami lebih banyak membuat peluang di lapangan. Harusnya hasilnya bisa lebih banyak lagi gol dan kebobolan lebih sedikit. Ke depannya kami harus lebih efisien lagi di lini depan,” terang pelatih asal Bosnia itu, seperti dilansir CNNIndonesia. 

Soal dua gol kebobolan yang terbilang jauh dari antisipasi pemain belakang PSM, Kalezic mengaku sudah mencoba berkomunikasi dengan pemainnya. Selanjutnya, ia akan kembali berbicara dan memikirkan supaya situasi itu tidak terulang kembali. 

Lebih lanjut, Kalezic mengatakan para pemainnya sempat merasa grogi di awal laga melawan Lao Toyota FC. Meski begitu, Kalezic tidak mengetahui secara persis alasan grogi tersebut. Namun setelah pertandingan berjalan 15-20 menit, para pemain sudah bermain seperti yang telah diinstruksikan sebelumnya. 
 
“Kami memulai pertandingan dengan sedikit grogi seperti saat lawan tim Singapura [Home United]. Masih tanda tanya buat saya kenapa kami gugup. Mungkin karena ini pertama kali kami tampil di kompetisi AFC dan kami mulai dengan bagaimana seharusnya kami mau memulainya,” kata Kalezic saat konferensi pers usai pertandingan. 

Sepanjang pertandingan, PSM memiliki banyak peluang untuk mencetak gol dengan tujuh di antaranya bisa dikonversikan menjadi gol. Tapi Juku Eja juga kebobolan tiga yang dua gol terakhir dibuat dengan mudah oleh tim lawan. 

Kalezic mengungkapkan telah mempersiapkan tim untuk laga ini dengan matang. Termasuk dengan tidak memainkan beberapa pemain andalan mereka di beberapa pertandingan demi mendapatkan kondisi yang fit di 90 menit laga, termasuk Willem Jan Pluim. 

Sementara itu Pelatih Lao Toyota FC, Jun Fukuda mengakui bahwa PSM Makassar adalah yang tim yang bagus. 

Fukuda juga tidak bisa menjelaskan perihal yang terjadi dengan para pemain belakangnya yang membuat para pemain PSM bisa dengan mudah mencetak gol. Namun, ia mengatakan bakal mencari tahu permasalahan yang terjadi melalui analisa dari rekaman video pertandingan tersebut. 

“PSM Makassar adalah tim yang bagus dan hasilnya seperti ini. Tapi kami masih punya pertandingan selanjutnya dan kami akan tetap berusaha positif,” ujar Fukuda.

Senada dengan Kalezic, Wiljan Pluim mengatakan PSM bisa saja mencetak lebih banyak gol lagi dengan bertabur peluang-peluang emas.

“Hasil kemenangan 7-3 cukup mencerminkan kerja keras kami. Seharusnya bisa lebih banyak gol. Kita bikin banyak gol di babak kedua, tapi saya sedih di dua gol kemasukan terakhir. Kami harus lebih kerja keras supaya itu tidak terjadi lagi,” ungkap Pluim. 

Kendati hanya 626 orang yang datang dari total 30 ribu kapasitas penonton, Pluim merasa tribune seolah penuh terisi para pendukung PSM. 

“Dua tahun di PSM, saya tahu klub ini meskipun away kami merasa tidak sendiri dan sebagai pemain saya bangga. Saya tahu Lao FC tidak menyukai apa yang suporter kami lakukan. Walaupun stadion mungkin terlihat kosong, tapi suara suporter tidak membuat kami merasa bahwa stadion ini sepi,” kata Pluim usai pertandingan.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

7 Kuliner Khas yang Wajib Anda Cicipi di Singapura

SULSELSATU.com - Makanan khas Asia memiliki cita rasa yang...

Andi Sose Tutup Usia, Appi: Sulsel Kehilangan Putra Terbaik

SULSELSATU.com, MAKASSAR - CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin turut...

Mantan Pejuang Angkatan 45 Sulsel, Andi Sose Tutup Usia

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sulawesi Selatan berduka. Salah satu tokoh...

Baca Juga