Survei Konsepindo: Selain FPI, Mayoritas Ormas Islam Dukung Jokowi-Ma’ruf

32
Prabowo dan Jokowi. (Foto/Int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Lembaga survei Konsep Indonesia (Konsepindo) merilis hasil survei mereka terkait kecenderungan ormas Islam dalam Pilpres 2019. Ia menyatakan, mayoritas ormas Islam mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Dari hasil survei, sebanyak 52,2 persen kalangan Nadhlatul Ulama memilih Jokowi-Ma’ruf. Sementara 38,8 persen sisanya memilih paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno.

Direktur Konsepindo Veri Muhlis Arifuzzaman mengatakan, perolehan suara itu diambil 40,2 persen dari total 1.200 responden yang disurvei. Jumlah 40,2 persen itu merupakan hasil responden yang merasa menjadi bagian anggota atau sekadar simpatisan NU.

“Hasilnya mayoritas NU memilih Jokowi-Ma’ruf. Namun perolehan angka untuk Prabowo-Sandi juga cukup tinggi,” ujar Veri saat memaparkan hasil survei di Jakarta, seperti dilansir CNNIndonesia, Rabu (13/3/2019).

Sementara 46,2 persen kalangan Muhammadiyah juga memilih Jokowi-Ma’ruf. Sedangkan sisanya 31,3 persen memilih Prabowo-Sandi. Hasil itu diperoleh 6,4 persen dari total responden yang merasa menjadi bagian anggota atau sekadar simpatisan Muhammadiyah.

Sebanyak 66,7 persen kalangan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) juga memilih paslon nomor urut 01. Sementara 33,3 persen sisanya memilih Prabowo-Sandi.

“Suara mayoritas untuk Prabowo-Sandi berasal dari ormas Persis, FPI, dan Alkhairaat,” katanya.

Dari hasil survei menunjukkan 83,3 persen kalangan FPI memilih paslon nomor urut 02. Sementara tidak ada yang memilih Jokowi-Ma’ruf dan 16,7 persen tidak memilih. Hasil itu diperoleh dari 0,6 total responden yang merasa bagian anggota atau sekadar simpatisan FPI.

Untuk Persis, lanjut Veri, dari 0,3 persen responden sebanyak 66,7 persen memilih Prabowo-Sandi dan 33,3 persen memilih Jokowi-Ma’ruf. Sementara Al Khairaat dari 0,1 persen responden sebanyak 100 persen memilih Prabowo-Sandi.

Peneliti LIPI Syamsudin Haris melihat hasil survei di kalangan NU dan Muhammadiyah ini sebagai fenomena yang cukup menarik. Selama ini, kata dia, asumsi pilihan warga Muhammadiyah cenderung ke Prabowo-Sandi. Namun dari hasil survei menunjukkan lebih banyak yang memilih Jokowi-Ma’ruf.

“Begitu sebaliknya, NU juga ternyata tidak dominan (memilih Jokowi-Ma’ruf),” ucapnya.

Syamsudin menilai, hasil survei tersebut dapat menjadi peluang bagi tim kampanye Prabowo-Sandi untuk meraup suara lebih banyak di kalangan Nahdliyin. “Supaya dukungan Prabowo-Sandi ini meningkat di Jawa, karena kan konstelasi Nahdliyin ini banyak di Jawa,” kata Syamsudin.

Survei ini dilakukan pada 17-24 Februari 2019 di 34 provinsi dengan sampel sebanyakh 1.200 responden. Sampel dipilih menggunakan metode acak bertingkat dengan margin error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden merupakan warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau lebih dan punya hak pilih dalam pemilu mendatang.

Konsepindo merupakan lembaga survei yang diklaim telah dibentuk sejak tahun 2008. Lembaga survei ini beberapa kali telah melakukan survei di tingkat pilkada Sumut, Sulsel, Riau, Banten, dan sejumlah wilayah lain.

Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

NasDem Yakin Masuk Tiga Besar, 100 Kursi di DPR

SULSELSATU.com, JAKARTA - Partai NasDem kian optimistis menatap Pemilu...

Amar Ungkap Efek Prabowo-Sandi Untungkan Caleg Gerindra di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota...

Polres Jeneponto Gelar Apel PAM dan Simulasi Jelang Pemilu 2019

SULSELSATU.com,JENEPONTO - Polres Jeneponto menggelar apel pengamanan Pemilu 2019...

Baca Juga