Besok, Bandara Sulhas Gelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat

28
Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (INT)

SULSELSATU.com, MAROS – Bandara Sultan Hasanuddin bakal menyelenggarakan kegiatan Latihan Penganggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang ke-102, Rabu (13/3/2019) besok di area sisi udara Runway 21 Bandara Sultan Hasanuddin.

Latihan PKD ke-102 ini bertujuan untuk melatih dan menguji kemampuan para personil bandara apabila terjadi keadaan darurat.

Hal itu disampaikan GM Bandara Sultan Hasanuddin Wahyudi saat pers konferensi di Dalton Hotel Makassar, Selasa (12/3/2019).

“Jadi ini adalah pelatihan darurat yang dilakukan managament dan seluruh stakeholder Bandara Sulhas setiap 2 kali dalam setahun. Ini nantinya bersifat lebih ke publikasi dan informasi kepada masyarakat jika ada hal yang bersifat darurat dalam penerbangan udara,” kata Wahyudi.

Wahyudi mengatakan, saat simulasi ini dilakukan operasional bandara tetap berjalan normal seperti biasa karena Bandara Sulhas memiliki dua runway. Jadi masih ada satu runway yang bisa dipergunakan untuk operasional penerbangan.

Selain menguji kemampuan personel,PKD juga diuji dalam koordinisasi dan komunikasi yang meliputi  Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandara Udara, Dokumen Keamanan Bandara Udara dan Standae Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

Sementara itu Kepala Operasional & Pelayanan Bandara, Trubus Suharsono mengatakan, latihan PKD ke-102 ini mencakup 3 jenis pelatihan di antaranya, Aviation Security Exercise (latihan penanganan ancaman keamanan bandara) di area dropzone bandara, fire building exercise (latihan penanganan kebakaran gedung) di Hotel Ibis Bandara dan Aircraft Accident Exercise (latihan penanganan kecelakaan pesawat).

“Tiga pelatihan tersebut dilaksanakan selama sehari mulai pukul 15.00 – 23.00 WITA. Tantangan pelatihan kali ini pada malam hari beda dari tahun kemarin yang dilaksanakam pada siang hari. Kami akan melibatkan kurang lebih 700 personil mulai dari PT Angkasa Pura I (Persero), TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin, AirNav Cabang Makassar, Polri, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Imigrasi Makasaar, Bea Cukai dan Maskapai Penerbangan,” katanya

Ia mengatakan, nantinya akan melibatkan kurang lebih 40 kendaraan ambulance dari berbagai rumah sakit yang ada di Maros dan Makassar

Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

VIDEO: Kapal Feri di Irak Tenggelam, 100 Tewas

SULSELSATU.com - Setidaknya 100 orang tewas setelah kapal feri...

Pemda Pinrang Berangkatkan Umroh Peraih Medali Emas Asian Games 2018

SULSELSATU.com, PINRANG - Pemeritah Kabupaten Pinrang berangkatkan umroh kepada...

PT Indonesia Power UJP PLTU Barru Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

SULSELSATU.com, BARRU - PT Indonesia Power UJP PLTU Barru...

Baca Juga