Caleg PKB Bantaeng Diserang Hoaks, Tim: Kita Bawa ke Ranah Hukum

84
Berita Hoax, Lawan Hoax, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, Makassar, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu, Terkini dan Terbaru tentang Sulsel
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, BANTAENG – Calon anggota legislatif (Caleg) muda PKB Kabupaten Bantaeng Dhimas Darmadi diterpa isu tak sedap yang disebarkan oleh mantan tim suksesnya bernama Haeruddin alias Udin.

Udin berbicara di media online, mengatakan bahwa Dhimas Darmadi membohongi rakyat yang berada di Kecamatan Eremerasa, namun hal tersebut tidak benar.

Ketua tim pemenangan Dhimas Darmadi, Akbar Hamka mengatakan tuduhan yang dilontarkan oleh Udin adalah fitnah dan kecewa karena dipecat sebagai tim sukses.

“Apa yang disampaikan oleh saudara Udin itu fitnah yang keji, Udin itu mantan tim Pak Dhimas. Dia dikeluarkan karena dinilai kinerjanya jauh dari yang diharapkan, apalagi tim lainnya masih eksis bersama kita dan terlalu banyak permintaan yang tidak masuk akal,” kata Akbar, Jumat (15/3/2019).

Akbar menceritakan, Dhimas pernah diminta oleh Udin agar diberi handphone untuk operasional tim dan dipenuhi oleh Dhimas. Namun setelah ditelusuri oleh tim, 2 unit handphone itu tidak pernah diberikan kepada tim di bawahnya sesuai amanah yang diberikan.

Mengenai gaji 25 tim yang dilontarkan Udin tidak dibayarkan, Akbar mengatakan Dhimas tidak pernah sama sekali menjanjikan sejak terbentuknya tim pemenangan.

“Dia itu kecewa karena permintaannya banyak sekali, dan Pak Dhimas tidak bisa penuhi semua. Karena bukan cuma dia tim disini. Kami punya visi, jika visi tidak sama yah kita lepas,” tuturnya.

Sementara itu, soal pemberitaan yang menyudutkan Dhimas, tim media dan hukum Dhimas Darmadi mengatakan akan melaporkan media online tersebut ke dewan pers.

“Media yang menyiarkan itu tidak profesional, berita yang dia beritakan tidak berimbang dan tidak melalui proses uji kebenaran. Dan parahnya lagi, penulis berita adalah Udin sendiri. Ya, dia mewawancarai dirinya sendiri,” ujarnya.

Taufiq mengungkapkan dia telah menghubungi redaktur Detik Kasus yang memuat berita tersebut, dan terungkap bahwa kontributor Detik Kasus untuk Kabupaten Bantaeng adalah Haeruddin alias Udin sendiri.

“Masa dia yang diwawancara, dia yang mewawancarai, dia yang menulis berita, dia juga yang memposting. Ini pelanggaran etika pers berat,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya kata Taufik akan melaporkan media Detikkasus.com ke Dewan Pers. Selain melaporkan media yang memberitakan, masalah tersebut juga akan dibawa ke ranah hukum.

“Ini adalah pencemaran nama baik, kami sudah melaporkannya ke Polres Bantaeng dan sudah diproses,” tutup Taufik.

Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

NasDem Yakin Masuk Tiga Besar, 100 Kursi di DPR

SULSELSATU.com, JAKARTA - Partai NasDem kian optimistis menatap Pemilu...

Amar Ungkap Efek Prabowo-Sandi Untungkan Caleg Gerindra di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota...

Polres Jeneponto Gelar Apel PAM dan Simulasi Jelang Pemilu 2019

SULSELSATU.com,JENEPONTO - Polres Jeneponto menggelar apel pengamanan Pemilu 2019...

Baca Juga