iklan Kareba Parlementa
Sulselsatu
Sulselsatu
iklan Kareba Parlementa

Hakim Harus Berani Bebaskan Lucas

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, JAKARTA – Hakim harus berani menegakkan keadilan yang sesuai dengan fakta persidangan. Jangan mau tersandera oleh kepentingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Mantan hakim Pengadilan Negeri Jakarta (PN) Jakarta Pusat, Syarifuddin Umar, menegaskan hal tersebut. Menurut dia, hakim harus punya keberanian untuk membebaskan terdakwa Lucas.

“Setidak-tidaknya melepaskan Lucas atau setidak- tidaknya menyatakan penuntutan tidak dapat diterima,” ujar Syarifuddin kepada wartawan di Jakarta Selasa (19/3/2019).

Dia mengaku, turut memberi perhatian terhadap persoalan yang dialami Lucas. Iamengungkapkan, selama proses persidangan dakwaan terhadap Lucas memang sudah amburadul.

“Saya katakan demikian karena dia (jaksa KPK) katakan dalam dakwaan bahwa Lucas bersama-sama dengan Dina Soraya. Akan tetapi dalam dakwaan tidak dinyatakan Dina akan diajukan secara terpisah perkaranya. Dan juga tidak dinyatakan dalam dakwaannya, bahwa Dina Soraya itu dalam DPO,” katanya. 

Faktanya, Lucas sendiri duduk dalam kursi pesakitan. Syarifuddin pun heran ketika hakim dalam memeriksa perkara, keberatan para penasihat hukum Lucas ditolak karena alasannya sudah masuk materi pembuktian. 

“Jika memang sudah masuk dalam materi pembuktian, kenapa Dina Soraya tak dijadikan saksi pada kasus Eddy Sindoro. Padahal Dina juga diperiksa dalam berkas perkara Eddy Sindoro. Dalam BAP, Dina secara terang-terangan mengungkapkan bahwa pemilik akun Face Time [email protected] adalah milik Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie,” terangnya. 

Makanya Jimmy dan Dinalah kata dia, sesungguhnya yang menjadi aktor utama di balik kasus pelarian Eddy Sindoro ke luar negeri. Akan tetapi, Syarifuddin tak habis pikir kenapa kedua orang itu tak pernah dijadikan tersangka. Akibatnya, proses sidang berjalan timpang dan terkesan amburadul. 

“Maka di sinilah seharusnya hakim memiliki keberanian. Mereka harus berani menyatakan penuntutan tidak dapat diterima. Mengingat karena awalnya hakim sudah memutuskan dalam putusan sela bahwa itu sudah masuk dalam materi perkara. Karena tidak mungkin hakim ingin menjilat ludahnya kembali,” ungkap Syarifuddin. 

Dina Soraya dan Jimmy yang tidak dijadikan tersangka dalam kasus pelarian Eddy Sindoro menjadi alasan kuat dan tak terbantahkan mengapa bukti yang diajukan JPU KPK terhadap Lucas sangat lemah. Bahkan tak bisa dipertanggung jawabkan. “Berangkat dari semua fakta di persidangan, maka hakim harus berani membebaskan Lucas,” ungkapnya. 

Syarifuddin tak ingin hakim dalam kasus Lucas tersandera oleh kepentingan tuntutan jaksa KPK. Menurut dia, di sinilah saatnya hakim harus menunjukkan integritas dan keberanian dalam menangani sebuah perkara.

“KPK bukan malaikat. Mereka juga pandai merekayasa kasus, termasuk merekayasa bukti surat, serta merekayasa suara. Yang paling kongkret adalah kenapa bisa terjadi penyadapan sebelum keluar surat perintah penyelidikan. Ini lucu sekali saya katakan ini sebagai penyalahgunaan jabatan. Menyadap orang sebelum ada surat perintah. Ini yang harus diperhatikan oleh hakim,” urai Syarifuddin. 

Tuntutan 12 tahun kepada Lucas harus disikapi hakim dengan keberanian dan akal sehat. Sebab jika ada ketakutan, kata Syarifuddin, maka itu hanya akan membuat hakim dalam posisi tersandera dan hanya bisa memutuskan hukuman minimal dari tuntutan jaksa. “tegas Syarifuddin yang pernah mengalahkan KPK dalam gugatan perdata di PN Jakarta Selatan.

Editor: Hendra Wijaya

Iklan PDAM
...
Sulselsatu

Kabar Buruk, Arab Saudi Hentikan Kedatangan Jemaah Umrah Asal Indonesia

SULSELSATU.com - Kabar buruk datang dari pemerintah Arab Saudi. Jemaah umrah dari beberapa negara, termasuk Indonesia, untuk sementara waktu ditangguhkan. Selain umrah, ada juga...
Sulselsatu

Batal Ikut Tes CPNS, Peserta Asal Pacekke Barru Ini Menangis

SULSELSATU.com, BARRU - Peserta CPNS dihari kedua menyisahkan rasa tangis kepada salah satu peserta asal Desa Pacekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru. Dia harusnya mengikuti...
Sulselsatu

Jumras Temui Nurdin Abdullah Sambil Cium Tangan dan Teteskan Air Mata

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Eks Kabiro Pembangunan Sulsel, Jumras didampingi langsung tim penyidik dari Polrestabes Makassar menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Gubernur Sulsel, Nurdin...
Sulselsatu

Warga Batulappa Barru Geger, Janin Bayi Dibawa Anjing

SULSELSATU.com, BARRU - Warga Dusun Batulappa, Desa Tompo, Kecamatan Barru digegerkan dengan penemuan janin yang dibawa oleh seekor anjing, Senin (24/2/2020) siang hari tadi.  "Soal...
Sulselsatu

Mahasiswi Asal Timika Tenggelam di Air Terjun Tompobulu Maros

SULSELSATU.com, MAROS - Emi (19) Mahasiswi Univeristas Stikes Megarezky Makassar hilang usai bermain di air terjun pumbunga kecamatan tompobulu kabupaten maros Ahad (23/2/2020) Dari keterangan...
Sulselsatu

Berkinerja Buruk, Iqbal Suhaeb Dikabarkan Bakal Digantikan Prof Yusran

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Posisi Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb kini di ujung tanduk. Kinerja buruk yang ditunjukkan Iqbal selama memimpin Kota Makassar membuatnya...
Sulselsatu

Peserta CPNS Bidan di Barru Raih Nilai 437 Hari Kedua SKD

SULSELSATU.com, BARRU - Peserta CPNS formasi kebidanan bernama Andi Tri Maswati, meraih nilai tertinggi di hari kedua tes SKD di Kabupaten Barru. Tri berhasil meraih...
Sulselsatu

Hari Pertama Tes CPNS di Barru, Nilai Tertinggi 388

SULSELSATU.com, BARRU - Hari pertama pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Barru menghasilkan nilai tertinggi atas...
Dinas Pendidikan
Sulselsatu

GALERI FOTO: Manfaatkan Limbah Drum Bekas Jadi Tong Sampah

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pekerja menyelesaikan pembuatan tempat sampah dari drum bekas di Jalan Bandang, Makassar, Kamis (29/11/2018). Para pengrajin memanfaatkan drum bekas tersebut menjadi tempat...

Baca Juga

Sulselsatu

AS Siapkan Gagalkan Rencana RI Pajaki Netlfix Cs

JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyusun rencana untuk menggagalkan kebijakan sejumlah negara yang akan memungut pajak dari layanan digital perusahaan asal...
Sulselsatu

Kadiskes: Kasus Positif Corona Akhir Mei di Sulsel Menurun

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dr Ichsan Mustari MHM menyatakan 12 wilayah atau daerah aman karena angka reproduksi efektif (Rt) di...
Sulselsatu

Kasus Baru, Dua Orang di Jeneponto Positif Covid-19

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jeneponto merilis adanya dua warga Jeneponto yang dinyatakan positif Corona. Juru Bicara Tim Gugus Tugas kabupaten...
Sulselsatu

1 Pasien Covid-19 di Sinjai Dinyatakan Sembuh, 8 Berstatus OTG Dipulangkan

SULSELSATU.com, SINJAI - Satu orang pasien Positif Covid-19 asal Kabupaten Sinjai yang sebelumnya dirujuk ke Makassar untuk perawatan lebih lanjut, akhirnya diperbolehkan untuk pulang,...

TERKINI

Sulselsatu

NA Halal Bihalal Bersama IKAMI Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Sulsel,Nurdin Abdullah menghadiri halal bihalal virtual...
Sulselsatu

Dukung Pencegahan Covid-19, Bhayangkari Berbagi Bekal Kesehatan ke Personel Polres Sinjai

SULSELSATU.com, SINJAI - Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih terjadi di...
Sulselsatu

Tahapan Pilkada Gowa Dimulai 15 Juni 2020

SULSELSATU.com, GOWA - Tahapan Pilkada di Kabupaten Gowa akan dimulai pada...
Sulselsatu

Tanggapi Kasus Floyd, Paus Fransiskus Doakan Semua Korban Rasisme

VATIKAN - Kasus George Floyd turut mengundang simpat pemimpin Katolik Vatikan,...
Sulselsatu

Rupiah Menguat, Dekati Level Rp14 Ribu per Dolar AS

JAKARTA - Rupiah mulai bangkit perlahan. Dalam beberapa hari terakhir, nilai...
Sulselsatu

Polisi Grebek Tempat Prostitusi Sesama Jenis di Medan

JAKARTA - Sebuah rumah pijat di Kota Medan, Sumatera Utara, digrebek...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Diduga Rebutan Pacar, Siswi SMA di Parepare Adu Jambak

SULSELSATU.com, Parepare - Dunia pendidikan di Kota Parepare tercoreng dengan berederanya video perkelahian dua orang siswi beda sekolah. Diduga, perkelahian tersebut akibat rebutan pacar. Dalam video...