Pemkab Gowa Bentuk APSAI Demi Penuhi Indikator KLA

17

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa menggelar kegiatan pembentukan Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI).

Pembentukan ini sebagai pemenuhan indikator Kabupaten Layak Anak (KLA). Kegiatan tersebut melibatkan 37 dunia usaha di Gowa yang akan menjadi wadah sinergi dan upaya percepatan perlindungan bagi anak, terkhusus memastikan peran sektor swasta di Indonesia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaidah mengatakan sektor swasta memiliki peran strategis untuk menjadi mitra pemerintah serta berbagai instansi berbasis komunitas lainnya.

“Inilah yang nantinya membentuk tiga pilar utama sebagai penggerak pembangunan berorientasi pada pemenuhan hak-hak anak. APSAI merupakan suatu lembaga yang dapat menentukan kriteria kelayakan sebuah perusahaan terhadap pemenuhan hak-hak anak dan mengukur kelayakan sebuah perusahaan yang layak bagi anak,” jelas Kawaidah, Selasa, (19/3/2019).

Perusahaan mana saja bisa bergabung kata Kawaidah, hanya saja perusahaan tersebut benar-benar peduli terhadap anak, tidak memperkerjakan anak dibawah umur, dan hal lain yang mendukung penenuhan hak anak.

Kawaidah menjelaskan, tujuan pembentukan APSAI yakni memperhatikan kesejahteraan anak-anak Indonesia khususnya di Kabupaten Gowa. Serta APSAI ini akan mendampingi, membantu, serta memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memiliki kebijakan, program maupun produk yang layak anak.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis yang membuka pembentukan APSAI mengaku sangat mengapresiasi langkah ini. Pasalnya, saat ini Gowa sedang menargetkan meraih predikat nindya.

“Tentunya sangat mengapresiasi pembentukan ini, karena ada yang membantu kita dalam memenuhi hak anak apalagi kita sedang gencar-gencarnya menjadikan Gowa Kabupaten Layak Anak ditahun ini,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya APSAI ini mampu menjadi teman yang dapat membantu memikirkan bagaimana memastikan dan memenuhi, serta dapat memberi perlindungan hak anak.

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Sematkan Rompi Linmas dan ID Card Pemantau TPS, Ini Pesan Taufan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe,...

Bupati dan Ketua DPRD Sinjai Hadiri Apel Masa Tenang Pemilu Bersama TNI-Polri

SULSELSATU.com, SINJAI - TNI Polri Kabupaten Sinjai menggelar apel...

197 CPNS di Parepare Terima SK

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sekitar 197 Calon Pegawai Negeri Sipil...

Baca Juga