Bawaslu Jeneponto Bakal Tindak Tegas Oknum TNI-Polri yang Tak Netral

81

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jeneponto, Saiful mengimbau kepada anggota TNI dan Polri agar bersikap netral jelang Pemilu serentak yang digelar 17 April mendatang.

“Jadi Bawaslu terus melakukan upaya pencegahan menjelang pemilu 2019. Hari ini kan kita menghitung tinggal 31 hari lagi. Nah fokus pada pengawasan kita hari ini adalah netralitas pejabat negara, ASN dan anggota TNI – Polri,” ujar Saiful, kepada Sulselsatu.com, Selasa (19/3/2019).

Menurutnya, anggota TNI- Polri ini bisa dikategorikan tidak netral jika dia melakukan keperpihakan kepada peserta pemilu.

“Salah satunya, mengunggah (foto calon peserta), menanggapi atau like, berkomentar dan sejenisnya, atau menyebarluaskan gambar atau foto melalui medos, seperti Facebook, WhatsApp dan lainya,”kata Saiful.

Dia juga mengimbau ASN, Pejabat negara, Jaksa, Hakim, Perangkat Desa untuk tetap menjaga netralitasnya dalam pemilu 2019.

Bahkan sekelas Kapolres, Dandim, Bupati jika ditemukan tidak netral dalam pemilu bakal terancam pidana dan saksi etik.

“Sanksinya jelas jika tidak netral. Karena di undang – undang pemilu, pejabat negara, anggota TNI dan anggota Polri itu bisa kena tindak pidana. Jadi Bawaslu punya kewenangan untuk menindak TNI-Polri yang tidak netral dipemilu. Selain saksi pidana ada juga sanksi etik yang menjeratnya,”jelas Saiful.

Penulis : Dedi
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Duo Amran Komit Dukung Pendidikan Berkualitas Bagi Putra-Putri Wajo

SULSELSATU.com, WAJO - Bupati Wajo diwakili Wakil Bupati Wajo...

Indah Hadiri Deklarasi Genpi Lutra dan Launching Pasar Digital

SULSELSATU.com, LUTRA - Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani...

Tim Bentukan Pemkot Parepare Susun Amdal Pembangunan RS Hasri Ainun

SULSELSATU.com, PAREPARE - Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan gedung...

Baca Juga