NTMJ: Novel Sastra Soal Peliknya “Perjuangan” Jika Ingin Nikahi Gadis Bugis Makassar

Ritelaku

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebuah novel sastra berjudul Napak Tilas Merah Jambu (NTMJ) terlahir dari tangan seorang penulis perempuan berdarah Makassar, Andi Neneng Nur Fauziah. Ia sendiri lahir 24 tahun silam.

Melalui NTMJ, Fauziah sapaan akrab penulis, menuang sebuah realita bagaimana peliknya jika seorang pria ingin menikahi perempuan Bugis-Makassar. Akibatnya, banyak “bujangan” di mana-mana.

Bagaimana tidak, tidak sedikit dari kaum pemuda yang telah berusia lanjut hingga 30 tahun ke atas namun belum juga mengakhiri masa lajangnya. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh mereka yang belum mapan, namun mewabah ke mereka yang telah mapan sekalipun.

Penulis NTMJ yang kini tengah mengenyam Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar itu pun memandang jika realita itu tak lepas dari sejumlah faktor sosial yang tidak kalah peliknya.

“Pernah suatu hari saya menanyakan ke rekan-rekan mengenai usia dan pernikahan. Simpel saja jawabnya “bukan, tidak ingin menikah, kami sudah butuh berdua hanya saja tradisi uang panai Bugis Makassar sekarang semakin melenceng, berlomba banyak-banyaklah, gengsi sosial dan sebagainya,” ujar Fauziah saat coba ditemui Sulselsatu, Kamis (21/3/2019).

“Yang lain mengatakan “andai saja ada orangtua yang paham menyoal rukun nikah dalam agama tanpa memasukkan unsur gengsi sosial, itu akan lebih baik dan mudah,” imbuhnya.

Akhirnya, realita dengan segala kerumitan sosialnya itu lantas digambarkan penulis ke dalam dua anak manusia sebagai tokoh utama dalam NTMJ. Keduanya datang dari perihal kesamaan nasib, pernah terkhianati oleh pasangan masing-masing.

“Lalu takdir mempertemukan mereka, kemudian memisahkan dalam waktu 5 tahun bersama cinta dalam diam yang mereka simpan rapat-rapat tanpa adanya pengungkapan satu sama lain, membiarkan tangan-tangan Rab-Nya yang mengurus apa yang ada di hatinya, selebihnya ia mempersiapkan diri mengupgrade diri masing-masing,” terang Fauziah mengenai sinopsis NTMJ.

Dengan latar cerita dalam NTMJ tersebut, pembaca bakal dibawa merasakan sebuah perjalanan bersama kisah kedua tokoh utama itu. Lalu bersiaplah menjelajahi Nusantara bagian Sulawesi Selatan yang diwarnai dengan wejangan-wejangan hidup tersirat atau tidak. Sebuah penuntun perjalananmu hari ini, esok dan masa akan datang.

Pasalnya, sebuah perjalanan alias sebuah adventure di belahan alam menjadi bagian utama saat penulis membangun kisah dalam NTMJ.

Selain itu, sebuah restu dari orang tua juga menjadi norma yang dibawa ke dalam novel. Tak ada budaya Silariang yang selama ini kerap mewarnai cinta buta yang tak berlogika.

Fauziah sendiri meyakini, jika memang pria mencintai seorang perempuan atau jatuh hati pada seorang perempuan namun belum mampu dari segi apa pun, maka cukup disimpan saja perasaan itu, lalu, carilah jalan yang baik agar bisa mempersuntingnya.

“Yang seperti ini lebih ridho. Soal hatinya serahkan saja ke Rabb. Cukup upgrade diri anda masing-masing, kalau Rabbnya atur akan end dengan cara-cara yang mengejutkan,”ujarnya.

NTMJ juga menjadi cara penulis mengamini pemikirannya bahwa pria tak layak diberatkan melebihi dari kesanggupannya jika ingin memuliakan perempuan dengan sebuah lamaran. Bukankah keberaniannya datang melamar itu punya nilai yang baik ketimbang mengajakmu berpacaran maksiat, ia memilih menjauhi maksiat.

Keinginan pernikahan, lanjutnya, adalah sebuah kepekaan agar diterima dengan baik dalam keluarga perempuan kelak, dengan cara menjemputnya dengan baik.

“Karena pernikahan bukan hanya dua hati melainkan dua keluarga berbeda yang ingin disatukan pandangannya,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu Pakar Sastra sekaligus dosen PPs UNM. Prof. Muh. Rapi Tang mengakui NTMJ memiliki kualitas. Bernuansa Islami, tema cinta yang diangkat bukan kisah cinta masa kini melainkan kisah cinta yang masih pada koridor agama, cinta dalam diam.

“Penulis, pertahankan karakteristik penulisannya dengan apa yang sudah diangkat dalam novel ini yaitu, adat dan agama. Meski pun kebanyakan penulis sekarang berada pada genre modern,” ujarnya.

Prof. Rapi juga mengatakan bahwa NTMJ dari segi ciri-ciri karya sastra sudah memenuhi syarat, yakni umumnya diawali perseorangan, pribadi dua anak manusia, memiliki tema cinta, pesan moral, kisah cinta islami, kepatuhan anak ke orangtua terhadap pentingnya sebuah restu.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Populer

Menhub Catat Kecelakaan Menurun 75 Persen Selama Mudik Lebaran 2019

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat tingkat kecelakaan turun signifikan sebesar 75 persen pada periode mudik Lebaran 2019 dibandingkan tahun lalu. Total kecelakaan...

Ini 23 Kriteria Penilaian Lomba Kelurahan Terpadu Tingkat Provinsi yang Diikuti Kelurahan Buloa

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, meninjau persiapan Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Selasa, (18/6/2019), yang akan berkompetisi pada Lomba Kelurahan Terpadu...

Masa Penahanan Kivlan Zein Diperpanjang

SULSELSATU.com, JAKARTA - Polisi melakukan perpanjangan masa penahanan bagi tersangka kasus kepemilkan senjata api ilegal, Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen. Masa penahanan Kivlan...

Tiran Group Buka Lowongan Kerja, Catat Syaratnya

SULSELSATU.com - Tiran Group membuka lowongan pekerjaan bagi Anda yang mencari pekerjaan. Kali ini Tiran Group membuka lowongan untuk posisi Manager SDM, Asset Management, dan...

Ini Jadwal dan Kuota PPDB Tingkat SMPN se-Kota Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar akan membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMPN tahun ajaran 2019/2020 pada 24 hingga 30...

2 Pasien Tewas Keracunan Roti dari Rumah Sakit

SUSELSATU.com - Dua pasien di Inggris meninggal setelah mengonsumsi makanan dari rumah sakit. Keduanya diduga keracunan sandwich dan salad. Otoritas kesehatan Inggris mengatakan, Jumat (14/6/2019),...

Berkunjung ke TPI Paotere, Istri Gubernur Soroti Jalan Becek

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Lies F. Nurdin menyempatkan diri untuk berkunjung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere , Jumat (14/6/2019). Dia...

Iqbal Suhaeb Tinjau Kesiapan Kelurahan Buloa Ikut Lomba Kelurahan Terpadu Tingkat Provinsi

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, meninjau persiapan Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Selasa, (18/6/2019), yang akan berkompetisi pada Lomba Kelurahan Terpadu...

GALERI FOTO: Misi di Sulteng Tuntas, 302 Prajurit Yon Zipur Tiba Pelabuhan Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi memimpin apel penerimaan Prajurit Yon zipur 8/Sakti Mandra Guna (SMG) usai...

Baca Juga

Hadiri PSBM ke-19, Ini Pesan Mentan untuk Perantau Milenial

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Deretan tokoh Sulawesi Selatan (Sulsel) hadir dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-19 di Wisma Negara Center Point of Indonesia (CPI),...

Kemenkominfo Kaji Regulasi Khusus Layanan Virtual Private Network

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah mengkaji regulasi baru khusus layanan Virtual Private Network alias VPN. Nantinya, dengan aturan yang ada,...

Kuatir PAD Bocor, Pemkot Parepare Kejar Pajak Pengusaha Cafe dan Warkop

SULSELSATU.com, PAREPARE - Pemerintah Kota Parepare akan melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha segera membayar kewajiban pajaknya yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerugian dan kebocoran...

Wali Kota Parepare Sebut Laporan Keuangannya Sesuai Ketentuan BPK

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengaku telah menyajikan laporan keuangan sesuai ketentuan yang ditetapkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, kata dia,...

Terbaru

Jadi Tersangka Korupsi Obat, Eks Plt Dirut RSUD Andi Makkasau Abaikan Panggilan Kejaksaan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Mantan Pelaksana tugas Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, dr Muh Yamin, mengaku belum menerima surat panggilan tersangka dari...

Makassar Jalin Kerjasama dengan Jepang Cegah Kebocoran Pipa Air PDAM

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuka peluang menjalin kerja sama dengan Kawasaki, Jepang, untuk meningkatkan kemampuan penanggulangan kebocoran bawah tanah demi penggunaan...

Pemkab Gowa Gandeng Polres Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk

SULSELSATU.com, GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melakukan Pencanangan Bulan Bakti Bhayangkara KB Kesehatan Tingkat Kabupaten Gowa...

NA Siap Hadiri Sidang Paripurna Hak Angket di DPRD Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) mengaku siap menghadiri Sidang Paripurna terkait hak angket DPRD Sulsel yang dijadwalkan akan digelar besok...
video

VIDEO: Peduli Sulteng, Taufan Antar Keberangkatan Relawan Menuju Palu

SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mengantar sejumlah relawan yang akan berangkat menuju Palu, Sulteng, Senin (1/10/2018). Relawan yang berasal dari LazisMu...