Makassar Optimis Kembali Wujudkan Kota Layak Anak Tahun Ini

14
Kepala DP3A Makassar, Tenri A. Palallo. (IST)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar optimis kembali bisa mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) tahun ini, setelah tahun lalu berhasil mendapatkan predikat KLA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kemenppa) dalam tingkatan Madya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Makassar, Andi Tenri Palallo, saat kegiatan pengembangan gugus tugas KLA tahun anggaran 2019 di Hotel D’maleo, Jumat, (22/3/2019).

“Tahun ini lain dari tahun sebelumnya. secara spesifik tentang kelurahan dan kecamatan layak anak. Kami sendiri sudah punya Perwali Nomor 96 tentang Percepatan Kelurahan/kecamatan Layak Anak. Insya Allah dalam usaha ini memenuhi beberapa hal supaya kita bisa dapat madya,” kata Tenri.

Dia juga menjelaskan bahwa pihaknya hanya diberikan waktu selama 14 hari kerja untuk melengkapi seluruh persyaratan di mana nantinya sistem penilaian dilakukan secara online.

Tenri mengaku saat ini pihaknya tengah melakukan roadshow bersama seluruh jajaran SKPD lingkup Pemkot Makassar untuk turut melengkapi persyaratan penilaian.

“Misalnya saya harus ke Dinas Sosial, walau beberapa teman sudah berjalan meminta bahan itu beda orang lagi. Ini kami kumpul untuk mereka menyiapkan dan memastikan dirinya,” ujarnya lagi.

Selain itu, Tenri mengaku juga telah memastikan kesiapan dari tiap kecamatan. Menurutnya, seluruh kecamatan di Makassar telah memiliki kelima indikator penilaian KLA hanya saja masih perlu dirapikan agar lebih baik.

“Kami juga dalam waktu dekat ini akan bertemu dengan kecamatan. Saya juga berterima kasih dengan Bunda Kota Layak Anak, Ibu Indira Yusuf Ismail yang aktif dan kelihatan betul pekerjaan. Sekarang camat dan lurah itu baik sekali,” katanya.

Sebagai informasi, Kota Makassar dapat dikatakan sebagai KLA apabila mampu memenuhi hak anak salah satunya melalui lima klaster, yaitu hak sipil dan kebangsaan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya maupun perlindungan khusus anak.

Adapun lima tingkatan penghargaan KLA yaitu pratama, madya, nindya, dan yang paling tinggi adalah Kota Layak Anak (paripurna).

Penulis : Asrhawi Muin
Editor: Azis Kuba

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Duo Amran Komit Dukung Pendidikan Berkualitas Bagi Putra-Putri Wajo

SULSELSATU.com, WAJO - Bupati Wajo diwakili Wakil Bupati Wajo...

Indah Hadiri Deklarasi Genpi Lutra dan Launching Pasar Digital

SULSELSATU.com, LUTRA - Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani...

Tim Bentukan Pemkot Parepare Susun Amdal Pembangunan RS Hasri Ainun

SULSELSATU.com, PAREPARE - Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan gedung...

Baca Juga