Pelapor Ini Kecewa, Bawaslu Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Pemilu Bupati di Rujab

247

SULSELSATU.com, SINJAI – Salah seorang warga Sinjai, Andi Darmawansyah mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sinjai,┬ádi Jalan Garuda, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai dengan tujuan melaporkan adanya dugaan pelanggaran pemilu 2019, Kamis (21/3/2019).

Ancha Mayor sapaan akrabnya mengatakan, hari ini dia membawa Enam berkas temuan dugaan pelanggaran Pemilu 2019 untuk dilaporkan di Bawaslu Kabupaten Sinjai.

“Kita mau Bawaslu Sinjai bertindak tegas, apalagi yang saya bawa ini ada keterlibatan ASN dan adanya temuan aktifitas menguntungkan salah satu caleg yang dilakukan di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, dan beberapa lagi temuan lainnya,” kata Anca saat ditemui di Kantor Bawaslu Sinjai.

Dia menjelaskan bahwa ini yang kedua kalinya datang ke Kantor Bawaslu Sinjai dengan membawa 6 bukti dugaan pelanggaran pemilu.

“Ini merupakan laporan kedua saya, yang mana sebelumnya juga telah saya laporkan dugaan pelanggaran Pemilu 2019 dengan simbol dua jari yang dilakukan oleh beberapa oknum ASN Pemda Sinjai yang saat itu melakukan perjalanan ke Pulau Sembilan beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Menurutnya, semua dugaan pelanggaran yang ditemukannya ini seolah-olah dilakukan karena perintah dari oknum-oknum ASN yang menyalahgunakan jabata dan wewenanganya sebagai aparatur sipil negara.

“Yang saya laporkan, yakni Bupati Sinjai, Kabag Umum, Kadis Perhubungan, Kepala Puskesmas Manipi dan Puskesmas Pulau Sembilan serta stafnya serta dua caleg dari partai golkar dan genrindra, serta beberapa oknum ASN lainnya,” sebutnya.

Sementara, untuk laporan temuan di rumah jabatan bupati sinjai yaitu salah satu oknum pegawai Dinas Perhubungan yang menyortir APK caleg. Sedangkan laporan terkait oknum anggota Panwascam yakni mendapangi salah satu caleg provinsi pada saat sosialisasi.

“Jadi laporan kedua saya ini ada 6 item yang berbeda-beda,” ujarnya.

Sedangkan terkait proses kalarifikasi yang dilakukan oleh pihak Bawaslu kepada Bupati Sinjai yang dilakukan di Rujab Bupati, Anca mengaku kecewa kepada pihak Bawaslu atas tindakan tersebut.

“Saya sangat kecewa kepada pihak Bawaslu yang melakukan klarifikasi terhadap laporan saya yang pertama terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Bupati Sinjai. Kenapa Bawaslu yang datang ke Rujab mengkalrifikasi, tidak ada aturan seorang Bupati yang mau dimintai keterangan dilakukan di rujab bupati, di mata hukum kita ini semua sama, ini yang ganjil bagi saya ke pihak Bawaslu,” ungkapnya.

“Saya minta Bawaslu Pusat dan Bawaslu Provinsi turun tangan ke Sinjai, nanti kita lihat apakah laporan saya dengan bukti yang saya punya ini tidak bisa saya pertanggungjawabkan, ataukah di Bawaslu Sinjai ada yang main-main terkait masalah ini,” tegasnya.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Jelang Pencoblosan Pemilu, Danny Pomanto : Gunakan Hak Pilih Kita

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Menjelang hari pencoblosan pemilihan anggota legislatif...

Sematkan Rompi Linmas dan ID Card Pemantau TPS, Ini Pesan Taufan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe,...

Bupati dan Ketua DPRD Sinjai Hadiri Apel Masa Tenang Pemilu Bersama TNI-Polri

SULSELSATU.com, SINJAI - TNI Polri Kabupaten Sinjai menggelar apel...

Baca Juga