Vonis Lucas, Keputusan Hakim Dipertanyakan

SULSELSATU.com, JAKARTA – Ada apa dengan sikap hakim di kasus perintangan dengan terdakwa Lucas? Seolah tak berdaya dan lebih banyak dibungkam. 

Apa yang dikhawatirkan benar-benar terjadi. Posisi hakim benar-benar tersandera oleh kepentingan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di kasus Lucas. Hakim dipaksa untuk menjatuhkan hukuan minimal tujuh tahun kepada terdakwa Lucas dari tuntutan 12 tahun penjara yang diajukan JPU KPK. 

Penasehat hukum Lucas, Irwan Muin, mengatakan, perjuangan Lucas mencari keadilan seperti dihalang sebuah tirani. Sikap hakim yang cenderung pasif menjadi alasannya.

“Majelis hakim sepanjang persidangan tidak aktif bertanya, menggali keterangan dari ahli-ahli baik yang diajukan oleh KPK. Lebih-lebih dari ahli JPU,” ujarnya, Sabtu, (23/4/2019). 

Irwan menjelaskan, hakim tidak menilai dan tak menjelaskan, pertimbangan hukum sepanjang mengkonstatering dan mengkualifisir fakta-fakta hukum. “Terutama yang diajukan oleh terdakwa (Lucas) dan penasehat hukumnya (PH). Hakim hanya mengambil alih seluruh fakta-fakta hukum yang diajukan oleh KPK dalam tuntutannya,” ucap Irwan. 

Kekhawatiran akan sikap hakim dipersidangan memang sudah diungkapkan oleh, mantan hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat Syarifuddin Umar. “Ada apa dengan sikap para hakim? Jika memang mereka (hakim) merasa benar dengan keputusannya. Saya siap mengajak mereka berdiskusi di ruang terbuka,” ucapnya. 

Syarifuddin sedari awal memang sudah curiga selama proses sidang berlangsung. Hal yang paling dipertanyakan dirinya yakni, ketika Dina Soraya tak dihadirkan sebagai saksi di kasus Eddy Sindoro.

“Dari awal memang ini sudah amburadul. Saya bilang begitu karena mereka (jaksa KPK), katakan dalam dakwaan, bahwa Lucas bersama-sama dengan Dina. Akan tetapi dalam dakwaan tidak dinyatakan Dina akan diajukan secara terpisah perkaranya. Dan juga tidak dinyatakan dalam dakwaannya, bahwa Dina Soraya itu dalam DPO,” sesalnya. 

Sementara itu, sorotan kepada hakim juga pernah diungkapkan, Direktur Eksekutif KPK Watch, M Yusuf Sahide. Ketegasan, keberanian, dan kebijaksanaan hakim tak terlihat. Dan, sangat jelas bagaimana hakim benar-benar tersandera di kasus tersebut. “Kalau begitu KPK akan semakin bersikap arogan. Di kasus Lucas sesungguhnya hakim harus menunjukkan keberaniannya,” tandasnya. Apalagi hakim tidak sendiri, sebab ada media yang selalu menyortoi kasus ini dengan berimbang. “Jadi kenapa hakim harus khawatir,” lanjut Yusuf. 

Kata Yusuf, kasus Lucas bisa menjadi titik balik peradilan di tanah air bisa kembali tegak di atas nilai-nilai kebenaran. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya. Hakim cenderung pasif dan “pasrah”. 

Lucas pasca dijatuhkan vonis tujuh tahun oleh hakim tak kuasa menahan kecewa. Kata dia, hakim seolah menafikan fakta di persidangan dan cenderung membacakan dakwaan dari sudut pandang jaksa KPK.

“Kalian (para jurnalis) ikuti sendiri. Bagaimana proses sidang ini berjalan timpang. Kalau begini, proses persidangan yang saya ikuti tak ada artinya, karena ujung-ujungnya hakim hanya mengambil satu sudut pandang dari jaksa saja. Dan terkesan mengabaikan fakta selama sidang berlangsung,” pungkas Lucas.

Populer

Begini Antusiasme Murid SD Toddopuli I Saat Dikunjungi Pj Wali Kota

SULSELSATU.com, MAKASSAR - PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengunjungi SD Inpres Toddopuli 1 Kecamatan Panakukkang, Jumat (19/7/19). Kehadirannya pun disambut meriah oleh ratusan murid...

SK Bikinan Danny Pomanto Dibatalkan, 1,228 ASN yang Dimutasi Diinstruksikan Kembali

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sebanyak 40 Surat Keputusan (SK) Aparatur Sipil Negara (ASN) diteken Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto resmi dibatalkan melalui perintah surat...
video

VIDEO: Gempa 6,0 SR Guncang Bali

SULSELSATU.com - Gempa berkekuatan 6.0 magnitudo mengguncang sejumlah wilayah di Provinsi Bali, di antaranya Nusa Dua, Denpasar, Tabanan dan Jembrana. Gempa yang terjadi Selasa...

Amnesti Baiq Nuril Menunggu Sikap DPR

SULSELSATU.com, JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly percaya DPR bakal mendukung penuh amnesti Baiq Nuril. Surat pertimbangan amnesti untuk Baiq Nuril terlah...

Forum Masyarakat Peduli Sulsel Desak Panitia Hak Angket Tak Ganggu Prof Andalan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Puluhan warga yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Peduli Sulsel meminta kepada Panitia Hak Angket untuk tidak mengganggu jalannya pemerintahan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman...

PTS Siap Sesuaikan Kurikulum dengan Konsep Triple Helix

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Korelasi Perguruan Tinggi (PT), pemerintah, dan dunia industri di Sulsel bakal lebih kuat. Kurikulum pembelajaran di kampus siap menyesuaikan dengan konsep...

Kekayaan Petani Bandar Narkoba di Sidrap, Punya Mini Cooper Hingga Sawah Berpetak-petak

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Miskin sudah bandar sabu yang disita asetnya senilai Rp16 miliar di Kabupaten Sidrap. Dia adalah Agus Sulo alias Lagu dan seorang...

ABPPTSI Tinjau Kebijakan yang Memberatkan PTS

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) yang digelar Rabu (17/7/2019) menghasilkan empat poin rekomendasi. Pada...

GALERI FOTO: Surya Paloh Hadiri Konsolidasi DPW Partai NasDem Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menghadiri konsolidasi DPW Partai Nasdem SulSel di Hotel Clarion, Makassar, Rabu (28/2/2018). Konsolidasi ini dihadiri calon...

Baca Juga

Disporpar Parepare Gembleng 70 Anggota Paskibraka

SULSELSATU.com, PAREPARE -- Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare menggelar pendidikan dan pelatihan pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) tahun 2019, di lapangan...

NA Akui Tak Terganggu Hak Angket Dewan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku tak terbawa pengaruh hak angket yang saat ini sementara bergulir di DPRD Sulsel. Nurdin (NA) mengatakan, sejauh...

Jelang HAN, Murni Iqbal Tekankan Keselamatan Anak-Anak

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Jelang peringata Hari Anak Nasional (HAN), Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal, menekankan agar keselamatan serta kenyamanan...

Ketum Pepes Minta 3 Emak-emak yang Dipenjara Dibebaskan

SULSELSATU.com - Ketua Relawan Partai Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga (Pepes), Wulan, mengetahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemilu sudah usai dan tidak ada lagi istilah...

Terbaru

NA Buka Forum Anak Nasional 2019

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) menghadiri pembukaan pertemuan Forum Hari Anak Nasional (FAN) 2019 di Taman Lakipadada, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel,...

Jadi Narasumber di LATPIM III, Iqbal Angkat Isu Millenial

SULSELSATU.com, MAKASSAR - PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan kepemimpinan TK III Angkatan XXI tahun 2019, di Puslatbang KMP LAN,...

FSD UNM Tuan Rumah Kongres II AP2Seni 2019

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Program Studi (Prodi) Pendidikan Sendratasik, Fakultas Seni dan Desain (FSD), Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi tuan rumah dilaksanakannya Kongres II Asosiasi Prodi Pendidikan...

Kadishub Sulsel Resmi Dicopot, Plus Dua Anggotanya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Ilyas Iskandar akhirnya dicopot dari jabatannya. Pencopotan Ilyas dari jabatannya setelah Inspektorat Sulsel menemukan tindak gratifikasi yang dilakukan...
video

VIDEO: Mantan Kalapas Sukamiskin Dituntut 20 Tahun Penjara

SULSELSATU.com, JAKARTA – Mantan Kalapas Klas 1 Sukamiskin, Wahid Husein dituntut 20 tahun penjara dalam kasus dugaan suap pelayanan narapidana kasus korupsi di Lapas...