Ini Penjelasan Bawaslu Sinjai Terkait Pemeriksaan Terlapor di Rujab Bupati

250
Kordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sinjai, Saifuddin Tahe. (Sulselsatu/Andi Irfan Arjuna)

SULSELSATU.com, SINJAI – Pemeriksaan terhadap terlapor (Bupati Sinjai) yang dilakukan di Rumah Jabatan Bupati oleh pihak Bawaslu Sinjai membuat pihak pelapor (Andi Darmawansyah) kecewa.

Hal tersebut dikatakan Andi Darmawansyah saat ditemui, Kamis kemarin (21/3/2019) di Kantor Bawaslu Sinjai.

Anca Mayor, sapaan akrab Andi Darmawansyah merasa kecewa kepada pihak Bawaslu yang melakukan klarifikasi terhadap terlapor di Rujab Bupati.

“Di mata hukum kita ini semua sama, kenapa terlapor dimintai klarifikasinya di Rujab Bupati, aturan dari mana itu?. Bagi saya ini sangat ganjil,” kata Anca.

“Saya akan terus cari kebenarannya. Dan saya minta pihak bawaslu pusat dan provinsi turun tangan datang ke Sinjai, nanti kita lihat, apakah laporan saya dan bukti-bukti yang saya punya ini tidak bisa saya pertanggungjawabkan, ataukah di Bawaslu Sinjai ada yang main-main terkait masalah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sinjai, Saifuddin Tahe mengungkapkan bahwa terkait permintaan klarifikasi terhadap terlapor di Rujab Bupati, secara jelas dalam peraturan PKPU Nomor 7 Tahin 2017 di situ menjelaskan bahwa tidak ada larangan dalam melakukan klarifikasi atau pemeriksaan, di mana pun tempatnya.

“Tetapi dari hasil konsultasi ke pihak Bawaslu Provinsi, bahwa sebagaiknya proses pemeriksaan atau permintaan klarifikasi terhadap terlapor tidak dilakukan di rujab bupati, karena bisa menimbulkan persepsi lain seperti yang terjadi saat ini,” kata Saifuddin.

Saifuddin tidak menampik, bahwa tindakan yang dilakukan pihaknya dengan melakukan pemeriksaan atau klarifikasi terhadap terlapor di rumah jabatan bupati, hal yang dilakukannya tersebut adalah keliru.

“Oleh pihak bawaslu provinsi menilai bahwa tindakan yang dilakukan tersebut adalah keliru. Sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan, karena suasana sekarang ini kita di Sulsel lagi sensi jika terjadi seperti itu,” ujarnya.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Kink Kusuma Rein

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Sematkan Rompi Linmas dan ID Card Pemantau TPS, Ini Pesan Taufan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe,...

Bupati dan Ketua DPRD Sinjai Hadiri Apel Masa Tenang Pemilu Bersama TNI-Polri

SULSELSATU.com, SINJAI - TNI Polri Kabupaten Sinjai menggelar apel...

197 CPNS di Parepare Terima SK

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sekitar 197 Calon Pegawai Negeri Sipil...

Baca Juga